Home / Pemerintahan

Kamis, 13 November 2025 - 16:28 WIB

Festival Ngopi Berkah 2025: Pemkab Sukabumi Dorong Kopi Lokal Jadi Primadona Ekonomi Rakyat

Bupati Sukabumi Asep Japar membuka Festival Kopi Sukabumi 2025 bertajuk “Ngopi Berkah” di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu / Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menggelar Festival Kopi Sukabumi 2025 bertajuk “Ngopi Berkah” di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu, Kamis (13/11/2025).

Acara dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali. Festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi kopi lokal sebagai komoditas unggulan daerah.

Sebanyak 20 UMKM pengolah kopi lokal Sukabumi turut ambil bagian dalam festival kopi perdana ini. Rangkaian kegiatan berlangsung semarak dengan berbagai acara menarik, seperti Kompetisi Blind Cup Coffee, Talkshow & Business Matching, hiburan musik, doorprize, serta ngopi gratis untuk seluruh pengunjung.

Baca: https://mediaaksara.id/koperasi-sosial-merah-putih-lapas-sukabumi-wadah-pembinaan-dan-pemberdayaan-warga-binaan/

Tema besar kegiatan tahun ini, “Ngobrolkeun Perdagangan jeung Perindustrian anu Berkualitas pikeun Ekonomi Rahayat anu Ajeg tur Hade,” mencerminkan semangat Pemkab Sukabumi dalam mendorong kolaborasi ekonomi kreatif berbasis produk lokal.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya festival kopi perdana ini. Ia menilai, kegiatan ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha kopi di daerah.

Bupati Sukabumi Asep Japar mencoba cita rasa   Kopi Wintira Sukaraja di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu / Foto: Mediaaksara
Bupati Sukabumi Asep Japar mencoba cita rasa Kopi Wintira Sukaraja di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu / Foto: Mediaaksara

“Festival ini bukan hanya tentang kopi, tapi tentang pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Kopi Sukabumi sudah punya karakter kuat dan lahan yang luas, mencapai lebih dari 1.100 hektare. Dengan kegiatan seperti ini, kita ingin semua pelaku kopi bisa saling belajar, saling mendukung, dan tumbuh bersama,” ungkap Asep Japar.

Bupati juga berharap agar ke depan para pelaku usaha dan petani kopi dapat tergabung dalam asosiasi kopi Sukabumi, sehingga pengembangan kualitas dan pasar produk bisa lebih terarah.

Baca: https://mediaaksara.id/grand-opening-alun-alun-jampangtengah-segera-digelar-pemkab-sukabumi-pastikan-semua-siap-100-persen/

“Kita ingin adanya asosiasi kopi Sukabumi agar lebih mudah dalam pengelolaan produksi, peningkatan mutu, dan perluasan pemasaran. Kalau kita bersatu, kopi Sukabumi bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Ia pun menegaskan festival seperti ini akan terus dikembangkan menjadi agenda tahunan untuk memperkuat branding kopi Sukabumi di mata masyarakat luas.

“Insyaallah festival akan jadi kegiatan tahunan. Pemerintah akan terus mendukung agar kopi Sukabumi semakin dikenal, dan petani kita semakin sejahtera,” pungkasnya.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Raperda Ketertiban Umum, Bupati Ajukan Perubahan Status Perumda TJM Jadi Perseroda

Pemerintahan

SPPG Jadi Sorotan! Bupati Sukabumi Dorong Pekerja Terdaftar BPJS, Sekaligus Luncurkan Logo HJKS ke-156

Pemerintahan

DPMPTSP Sukabumi Evaluasi Kinerja MPP, Perkuat Kualitas Pelayanan Publik ke-57 Nasional

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN