Penampakan ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) terselip uang Rp50 ribu dari SPPG Rinjani Zein di Dasan Paok, Desa Loyok.Kabupaten Lombok Timur / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Suasana jam makan siang di sejumlah sekolah di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, mendadak riuh oleh sorak kegembiraan para siswa, Rabu (11/03/2026).
Pasalnya, saat membuka wadah ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG), para siswa tidak hanya menemukan menu makanan sehat, tetapi juga selembar uang tunai Rp50 ribu yang diselipkan di dalamnya.
Kejutan tersebut merupakan aksi berbagi yang diinisiasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rinjani Zein di bawah naungan Yayasan Bina Masyarakat Lombok yang berlokasi di Dasan Paok, Desa Loyok.
Total sebanyak 1.533 penerima manfaat (PM) mendapatkan kejutan tersebut di tengah suasana bulan suci Ramadan. Mereka terdiri dari 986 siswa dari tingkat TK hingga SLTA, serta 544 penerima dari kategori B3 yang meliputi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kepala SPPG Rinjani Zein, Faisal Hidayatullah, menjelaskan pemberian uang tunai 50 ribu merupakan arahan langsung dari mitra sekaligus pemilik SPPG, Zainuddin atau yang dikenal sebagai Haji Zein.
“Pembagian uang tunai Rp50.000 dalam menu MBG selama Ramadan ini merupakan arahan mitra kami sebagai bentuk zakat dan sedekah,” ujar Faisal.
Sementara itu, Zein yang merupakan pengusaha tembakau asal Desa Loyok menegaskan kegiatan tersebut murni didasari niat untuk berbagi dan memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadan.
Menurutnya, bantuan juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Lebaran biasanya meningkat. Saya hanya ingin membantu dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Tidak ada tujuan apa pun selain mencari pahala,” tegasnya.
Tak hanya itu, Ia juga berkomitmen menyisihkan penghasilan dari penyewaan dapur MBG miliknya untuk kegiatan sosial. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk menyantuni anak yatim dan fakir miskin, serta memberikan honor bulanan kepada guru ngaji dan marbot di seluruh Desa Loyok.
“Alhamdulillah, kebutuhan keluarga sudah cukup dari usaha tembakau. Jadi pemasukan dari sewa dapur MBG ini akan kami kembalikan lagi untuk masyarakat,” imbuhnya.
Sumber: @Sr1
Redaktur: Rapik Utama







