Home / Pemerintahan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:43 WIB

DLH Sukabumi Geruduk Proyek PT Bogorindo Cemerlang, Bongkar Dugaan Aktivitas Tanpa Izin Lingkungan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, saat melakukan sidak ke proyek PT Bogorindo Cemerlang di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Rabu (22/10/2025) / Foto:Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Proyek pembangunan PT Bogorindo Cemerlang di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Dugaan aktivitas tanpa izin lingkungan membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukabumi turun tangan langsung ke lokasi untuk memastikan ketaatan perusahaan terhadap regulasi.

Sidak pada Rabu (22/10/2025) dipimpin Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati. Kepada awak media Ia menegaskan, percepatan investasi tidak boleh dijadikan alasan untuk melanggar aturan perizinan.

‘Kalau izinnya belum ada, sebaiknya jangan ada aktivitas. Walaupun pengusaha ingin cepat, tapi cepat itu harus tetap efisien. Kalau belum berizin, yang ada malah kacau. Itu yang kami tegaskan,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/lima-ribu-rumah-penerima-bantuan-iuran-pbi-di-kabupaten-sukabumi-akan-ditempeli-labelisasi-tidak-mampu/

Menurutnya, DLH tidak akan mentolerir aktivitas pembangunan tanpa izin lingkungan yang sah. Pemerintah daerah, kata Nunung, tetap terbuka terhadap investasi, namun harus disertai dengan kepatuhan terhadap tata kelola dan prinsip keberlanjutan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan pihak kecamatan. Kalau tetap membandel, ada mekanisme teguran bertahap hingga penutupan aktivitas di lapangan,” tegasnya.

Sebelumnya, warga sekitar mengeluhkan proyek PT Bogorindo Cemerlang yang disebut “jalan dulu, izin belakangan”. Pola seperti itu dinilai menjadi contoh lemahnya pengawasan terhadap proyek yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.

Baca: https://mediaaksara.id/lawan-bang-emok-dan-dorong-ekonomi-kreatif-fokus-koperasi-merah-putih-desa-pasirhalang-sukabumi/

Sementara itu, Humas PT Bogorindo Cemerlang, M. Halid, menyebut pihaknya tengah menyiapkan konsep besar pengembangan kawasan pertanian modern di Sukabumi.

“Kami ingin membangun museum pertanian terbesar di Asia. Sukabumi akan menjadi poros pertanian Indonesia. Di sini nanti orang bisa belajar pertanian modern,” ujarnya.

Halid juga memastikan perusahaan berkomitmen menuntaskan seluruh proses perizinan sesuai ketentuan.

“Kami memahami arahan dari Ibu Kadis DLH, dan kami siap melengkapi semua izin agar kegiatan berjalan sesuai aturan,” katanya.

Reporter: M. Afnan/ Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

371 Rumah Tak Layak Huni di Sukabumi Ditangani Disperkim pada 2026, Begini Tahapan dan Syarat Penerimanya

Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Masuk DPRD, Pemkab Sukabumi Fokus Penuhi Belanja Wajib dan Program Prioritas

Pemerintahan

Kapolri Dorong Pramuka PUI Perkuat Karakter Generasi Muda, Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH Ahmad Sanusi

Pemerintahan

Soal Aksi Forum Wartawan, Kejaksaan Sukabumi Buka Ruang Dialog: Kritik Kami Terima, Komunikasi Tetap Dijaga ‎

Pemerintahan

Pinjaman Rp89,3 Miliar Mengintai APBD Kota Sukabumi, DPRD Kini Diuji! Sekda: Optimis

Pemerintahan

Proyek Strategis DPUTR Sukabumi Dikawal Berlapis, Temuan BPK Tetap Muncul ‎

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Dorong MUI Perkuat Sinergi Ulama-Umara dan Peran Membimbing Umat

Pemerintahan

Jangan Kelak Jadi Bumerang! FPR Sukabumi: Revisi RTRW Kunci Kepastian Investasi