Home / Pemerintahan

Selasa, 28 April 2026 - 17:29 WIB

Dikejar Deadline Nasional, Sukabumi Genjot Status Kabupaten Layak Anak: Target Tertinggi Dipertaruhkan

Sinergitas lintas sektoral Pemkab Sukabumi kejar target Kabupaten Layak Anak di tengah penurunan nilai dan deadline nasional / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkuat sinergi lintas sektor guna mengejar target predikat tertinggi Kabupaten Layak Anak (KLA) di tengah waktu penginputan data yang semakin sempit.

Melalui Gugus Tugas KLA, Pemkab Sukabumi saat ini masih berada pada peringkat “Nindya” dan berupaya meningkatkan capaian menuju kategori utama. Hal tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi dan percepatan pemenuhan indikator KLA di Pendopo Sukabumi, Selasa (28/4/2026).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengungkapkan capaian evaluasi mandiri hingga 20 April 2026 baru mencapai 578,82 dari total 1.000 poin. Angka tersebut mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 848 poin.


“Waktu tersisa hanya beberapa hari sebelum batas akhir penginputan 30 April. Diperlukan percepatan yang terarah, terkoordinasi, dan fokus. KLA bukan tanggung jawab satu OPD, melainkan hasil kolaborasi seluruh sektor,” tegasnya.

Ketua Gugus Tugas KLA, Boyke Martadinata, juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk segera menuntaskan dokumen administratif serta bukti dukung (evidence) sebagai syarat penilaian.

“Isu anak mencakup semua sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi dan psikologi. Setiap kebijakan dan inovasi harus segera dilaporkan. Waktu kita tinggal dua hari,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Shindy Dyah Ayu Lestari, menyebut hasil verifikasi sementara provinsi menempatkan Sukabumi pada angka 750,53 masih di level Nindya.

Ia mendorong optimalisasi sisa waktu untuk melengkapi lima klaster penilaian yang belum terpenuhi, termasuk dokumen kebijakan, inovasi, serta kerja sama lintas sektor.


“Jika seluruh perangkat daerah segera melengkapi data, nilai bisa meningkat signifikan. Apalagi saat ini belum ada satu pun kabupaten/kota di Jawa Barat yang meraih predikat tertinggi KLA,” jelasnya.

Rapat koordinasi ditutup dengan instruksi percepatan penginputan data secara masif dalam 48 jam ke depan, sebagai upaya konkret mewujudkan komitmen perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Sukabumi.

 

Sumber: Diskominfosan Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Gebyar Sipenyu Sukabumi Bikin Heboh: 10 Kadus dan 7 Desa Diguyur Penghargaan, Ada Hadiah Umrah!

Pemerintahan

Lima Personel Polisi Dipecat Tanpa Hadir, Kapolres Sukabumi Ungkap Pesan Tegas Disiplin Polri ‎

Pemerintahan

518 ASN Kota Sukabumi Masuk Data PPATK, Inspektorat: 120 Diperiksa, Sanksi Berat Bisa Berujung Pemecatan

Pemerintahan

Prioritas Desil 1: 98 Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Phalamartha Sukabumi Dapat Bantuan Rehab Rumah Kemensos

Pemerintahan

TKD Dipangkas, Bupati Sukabumi Ungkap Strategi Perubahan APBD 2026: Prioritas Pembangunan Jadi Sorotan

Pemerintahan

Abu Vulkanik Krakatau Ganggu Kualitas Udara, Siswa PAUD hingga SMP di Sukabumi Belajar dari Rumah

Pemerintahan

Progres Kantor Kecamatan Gunung Puyuh Capai 35 Persen, Struktur dan Atap Mulai Terpasang ‎

Pemerintahan

Karhutla Merebak di Sukabumi, Perhutani Perkuat Patroli dan Pos Pemantauan