Pengeboran sumur bor TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi di Ciemas terkendala kualitas air. Satgas melanjutkan pengeboran demi memenuhi kebutuhan air bersih 30 KK / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Pembangunan sumur bor melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi di Kampung Sukasirna RT 01 RW 12, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, menghadapi kendala.
Pengeboran pada titik pertama yang telah mencapai kedalaman sekitar 70 meter belum menghasilkan air dengan kualitas sesuai harapan. Kondisi air yang ditemukan dinilai kurang jernih sehingga Satgas TMMD memutuskan melanjutkan pengeboran di titik lain.
Operator sumur bor menyampaikan, langkah alternatif dilakukan untuk mencari sumber air yang lebih baik dan layak dimanfaatkan masyarakat.
Sementara itu, anggota Satgas TMMD, Pelda Ardi, menegaskan kendala tidak menyurutkan semangat personel untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas air bersih.
”Satgas TMMD akan terus berupaya agar sumur bor dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama untuk keperluan sehari-hari,” ucapnya, Kamis (5/11/2026).
BACA JUGA :
Dukungan juga disampaikan Ketua RT 01, Awib. Ia mengapresiasi pembangunan sumur bor, karena sangat dibutuhkan warga, khususnya sekitar 30 kepala keluarga (KK) di Kampung Sukasirna.
Ia berharap pengeboran di titik berikutnya dapat menemukan sumber air dengan kualitas lebih baik sehingga fasilitas umum nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pembangunan sumur bor merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.
Satgas TMMD bersama warga berharap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sehingga masyarakat Kampung Sukasirna segera memperoleh sarana air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Sumber : Diskominfosan Kab. Sukabumi
Redaktur : Rapik Utama







