Home / Kabar Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:32 WIB

Diduga Diabaikan DPUTR, Longsor Susulan di Jalan Sriwedari Ambrukkan Tiga Ruko UMKM

Petugas BPBD evakuasi material longsor susulan ruko UMKM di Jalan Sriwedari, Kota Sukabumi, Jumat (6/2/2026) / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Dugaan kelalaian Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi kembali mencuat setelah bencana tanah longsor di Jalan Aminta Ajmali, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Cikole, kembali terjadi dan menimbulkan kerusakan.

Longsor susulan terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, tepat di lokasi yang sama dengan kejadian sebelumnya. Akibatnya, tiga bangunan ruko yang digunakan pelaku UMKM ambruk diterjang material tanah.

Menurut keterangan pemilik ruko, Ananda Novia (29), longsor pertama sebenarnya telah terjadi sejak awal Januari 2025. Saat itu, bagian belakang bangunan sudah ambruk dan menggantung akibat pergerakan tanah, sehingga dinilai sangat membahayakan.

Baca: https://mediaaksara.id/generasi-muda-sulit-punya-rumah-gara-gara-bi-checking-ceo-mahirland-buka-fakta-mengejutkan/

“Waktu kejadian pertama, posisi bangunan sudah rawan. Bagian belakangnya ambruk dan menggantung karena longsor,” ujar Ananda dilokasi ruko.

Ia mengungkapkan pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut dan mengajukan permohonan perbaikan kepada instansi terkait. Bahkan, survei lapangan sempat dilakukan oleh Bidang Bina Marga dan Bidang Penataan Prasarana (PP) DPUTR Kota Sukabumi. Namun hingga longsor susulan terjadi, tidak ada perbaikan yang menyentuh titik paling kritis.

“Sudah disurvei, sudah didata, tapi tidak ada realisasi. Bahkan sempat terjadi saling lempar kewenangan antara dua bidang soal penanganan lokasi ini,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/blk-kota-sukabumi-jadi-kunci-tekan-pengangguran-target-3-500-tenaga-kerja-terserap-2026/

Ananda menambahkan, perbaikan yang sempat dilakukan hanya difokuskan pada area longsoran yang mengarah ke jalan lingkungan, sementara bagian belakang ruko yang dinilai paling berisiko justru tidak ditangani.

“Yang dibangun hanya ke arah jalan, sementara bagian belakang bangunan yang lebih rawan sama sekali belum disentuh,” paparnya.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan kurangnya respons cepat dan keseriusan dinas terkait, padahal lokasi longsor berada di badan jalan kota yang ramai dilalui warga dan menjadi aktivitas ekonomi pedagang kecil.

Baca: https://mediaaksara.id/kejayaan-kopi-purbawati-hingga-beras-sehat-desa-perbawati-pacu-ekonomi-warga-dari-sektor-pertanian/

“Jangan sampai harus menunggu ada korban jiwa dulu. Ini soal keselamatan dan nasib para pedagang. Harusnya ditanggapi serius,” tegasnya.

Pada saat kejadian, longsor terjadi secara tiba-tiba tanpa didahului hujan deras. Para pedagang yang tengah beraktivitas di dalam ruko sempat mendengar suara retakan sebelum bangunan ambruk.

“Bangunan tiba-tiba runtuh, sebelumnya terdengar suara retakan kecil. Alhamdulillah semua pedagang sempat menyelamatkan diri,” kata Ananda.

Baca: https://mediaaksara.id/rsud-jampangkulon-evaluasi-pelayanan-perkuat-mutu-kesehatan-dan-spiritualitas-jelang-ramadan/

Pasca kejadian, BPBD Kota Sukabumi bersama Forkopimcam langsung turun ke lokasi melakukan asesmen, evakuasi, serta pengamanan area. Sejumlah personel diterjunkan guna mengantisipasi potensi longsor lanjutan yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Dari data sementara, tiga ruko mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Selain merugikan pemilik bangunan dan pelaku UMKM, longsor ini juga mengancam keselamatan pengguna jalan dan kelancaran akses transportasi di kawasan tersebut.

“Kami sudah mengajukan perbaikan sejak lama, tapi sampai sekarang belum ada respons yang jelas,” pungkas Ananda.

 

Sumber: @Heru

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Insentif Guru PAUD Tidak Sesuai? GAPURA Bongkar Dugaan Masalah Teknis, DPRD Siap Bentuk Pansus

Kabar Daerah

Proyek Jalan Gudang Bikin Pedagang Meradang! Omzet Ambles 50%, Akses Bikin Pelanggan Bingung

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi “Lapor Pak Dedi” KNPI & Karang Taruna Desak Perusahaan Peka 

Kabar Daerah

KAHMI Minta KCD Jabar Gercep Atasi Konflik SMK di Sukabumi dan Cegah Pungli Perpindahan Siswa

Kabar Daerah

Praperadilan Ditolak! Polisi “Menang Telak”, Kasus Kekerasan Anak di Sukabumi Lanjut ke Babak Baru

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi, Warga Sebut Kang Dedi: Tagih Tanggung Jawab Proyek, Camat Gunungguruh Buka Suara!

Kabar Daerah

Darurat Pendidikan! Konflik SMK Bantargadung Memanas, Siswa Kelas 12 Dipindahkan Massal

Kabar Daerah

Kepsek Buka Fakta Sebenarnya! Bukan Disegel, Konflik Internal SMK di Sukabumi Picu Mutasi Massal Siswa