Home / Peristiwa

Jumat, 16 Mei 2025 - 19:34 WIB

AMP Tuntut 6 Kinerja BPN Sukabumi! Massa Rusak Gerbang, Bongkar Dugaan Mafia Sertifikat PTSL

Aksi saling dorong antara massa aksi Aliansi Mahasiswa Petani (AMP) dengan aparat kepolisian sukabumi kota / Foto: Istimewa (DnD) 

MEDIAAKSARA.ID – Puluhan warga dari Aliansi Mahasiswa Petani (AMP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sukabumi, Jumat (16/05/2025). Aksi digelar di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat itu sempat ricuh dan menyebabkan kerusakan pagar gerbang kantor BPN.

Ketegangan terjadi saat massa aksi terlibat saling dorong dengan aparat Polres Sukabumi Kota. Dalam aksinya massa membawa spanduk berisi kecaman dan berorasi secara bergantian, mengecam kinerja BPN yang dinilai buruk dan sarat praktik maladministrasi.

Baca: https://mediaaksara.id/bpn-sukabumi-bungkam-warga-nyalindung-belum-terima-sertifikat-tanah-program-lintor/

Koordinator aksi, Diki Agustina, menyebut BPN telah kehilangan integritas dan sering menjadi bagian dari konflik agraria alih-alih menyelesaikannya. Salah satu sorotan AMP adalah pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dituding penuh penyimpangan, mulai dari pungli, manipulasi data, hingga penerbitan sertifikat kepada pihak tidak berhak.

Baca: https://mediaaksara.id/pwi-sukabumi-audiensi-dengan-bpn-soroti-kinerja-pelayanan-publik/

Salah satu kasus yang diangkat AMP terjadi di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, terkait dugaan perampasan tanah milik Ir. Adi Warsita Adinegoro oleh seseorang bernama H. Yuliawan. Dugaan ini berawal dari lima Akta Jual Beli (AJB) tahun 2009, yang digunakan untuk mendaftarkan tanah ke program PTSL pada 2019. Sertifikat diduga terbit hanya dalam dua hingga tiga bulan tanpa verifikasi mendalam.

AMP juga menyoroti adanya dugaan tumpang tindih data dalam Letter C di Desa Girimukti. Padahal, sudah ada surat resmi dari Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi tertanggal 11 April 1994 yang mencantumkan data berbeda.

Orasi massa aksi Aliansi Mahasiswa Petani (AMP) di hadapan jajaran BPN Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa (DnD)
Orasi massa aksi Aliansi Mahasiswa Petani (AMP) di hadapan jajaran BPN Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa (DnD)

Dalam aksinya, AMP mengajukan enam tuntutan kepada BPN Sukabumi, antara lain:

Baca: https://mediaaksara.id/ptsl-2025-diluncurkan-di-sukabumi-kepala-atr-bpn-pilih-bungkam-ketimbang-terbuka/

1. Memproses oknum BPN yang menerbitkan sertifikat atas nama H. Yuliawan karena mengabaikan Surat BPN Nomor 1014/3.02.600/XII/2017.

2. Menghapus pungutan liar dan menjamin pelayanan sesuai UU Pelayanan Publik.

3. Membatalkan SK dan peta bidang atas nama H. Yuliawan yang diduga berdasarkan dokumen palsu.

4. Segera memproses permohonan peta bidang atas nama Ir. Adi Warsita Adinegoro.

5. Melakukan konfrontasi antara pihak-pihak terkait untuk memastikan keabsahan kepemilikan tanah.

Baca: https://mediaaksara.id/warga-cikidang-desak-pencabutan-hgb-pt-hardja-setia-bpn-sukabumi-terkesan-lepas-tangan/

6. Menuntut pertanggungjawaban hukum bagi oknum BPN yang menyalahgunakan wewenang sesuai UU Administrasi Pemerintahan.

“Reforma agraria sejati hanya dapat terwujud apabila negara berpihak pada rakyat kecil, bukan pada pemilik modal atau oknum yang bermain di balik birokrasi,” tegas Diki.

Hingga berita ini tayang, Kepala BPN Kabupaten Sukabumi dikonfirmasi Mediaaksara belum memberikan pernyataan atas tuntutan AMP.

 

Reporter : Yadi

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

16 Paket Sabu Disita, Pemuda 21 Tahun Ditangkap Polisi di Sukabumi ‎

Peristiwa

Viral Bikin Gaduh di SD Berujung Jeruji: Oknum Wartawan Gadungan Jadi Tersangka, Polisi Sukabumi Bongkar Dugaan Pemerasan

Peristiwa

‎Pria di Caringin Sukabumi Ditemukan Istri Bersimbah Darah, Diduga Coba Akhiri Hidup Usai Kehilangan Ayah ‎

Peristiwa

Waspada! Pria Menyusup ke SMPN 2 Cibadak Bersembunyi, Terduga Pelaku Diamankan Polisi 

Peristiwa

Razia Miras di Sukabumi Utara, Polisi Sita 276 Botol dari Dua Lokasi ‎

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lahan Pemprov Jabar di Sukabumi, Warga Cikembar Terpapar Asap

Peristiwa

Tidur di Depan Toko TPI Palabuhanratu, Pria Ini Mendadak Ditusuk Sajam: Pelaku Mengaku Gegara Santet

Peristiwa

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang Tutup Jalan di Cimanggu, Damkar Jampangkulon Bergerak Evakuasi