Home / Nasional

Selasa, 16 September 2025 - 06:47 WIB

Akhmad Munir Umumkan Susunan Pengurus PWI Pusat 2025–2030, Tokoh Pers Nasional Masuk Struktur Strategis

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir resmi mengumumkan susunan lengkap pengurus PWI Pusat periode 2025–2030 / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, resmi mengumumkan susunan lengkap pengurus PWI Pusat periode 2025–2030. Pengumuman dilakukan bersama Ketua Dewan Kehormatan PWI Atal S. Depari dalam rapat koordinasi di Hall Dewan Pers, Jakarta, pada Senin (15/9/2025).

Munir, yang akrab disapa Cak Munir, menyebut kepengurusan kali ini sebagai “Kabinet Persatuan”.Ia berharap struktur baru ini mampu menjaga soliditas organisasi serta memperkuat peran wartawan di tengah tantangan besar disrupsi media digital.

“Wartawan harus teguh menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Pengurus PWI akan hadir mendampingi seluruh anggota agar tetap menjaga komitmen tersebut. Kami ingin menghadirkan ekosistem pers nasional yang sehat, sekaligus wartawan kompeten yang menyajikan informasi akurat dan benar,” ujar Cak Munir.

Baca: https://mediaaksara.id/pwi-kabupaten-sukabumi-nyatakan-sikap-dukung-presiden-prabowo-tolak-aksi-anarkis-dan-tegakkan-supremasi-hukum/

Menurutnya, informasi yang dihasilkan wartawan diibaratkan sebagai “makanan bergizi” bagi publik.

“Jika masyarakat disuguhi informasi yang sehat, mereka akan lebih kuat dan cerdas, bukan terjebak hoaks atau disinformasi,” tambahnya.

Sejumlah tokoh pers nasional mengisi posisi penting dalam kepengurusan PWI. Diantaranya: Zulmansyah Sekedang ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal, sedangkan Marthen Selamet Susanto dipercaya sebagai Bendahara Umum. Sementara itu, Zulkifli Gani Ottoh kembali didaulat menjadi Ketua Bidang Organisasi.

Baca: https://mediaaksara.id/film-anak-anak-proklamasi-karya-pelajar-gais-sukabumi-usung-makna-cinta-sejarah-bangsa/

Di Dewan Penasihat, PWI menghadirkan nama-nama besar seperti Suryopratomo (mantan Pemred Kompas dan Metro TV, kini Dubes RI untuk Singapura), Ilham Bintang, Sasongko Tedjo, hingga Dahlan Iskan. Nama jurnalis senior Karni Ilyas, pendiri Indonesia Lawyers Club, juga tercatat sebagai anggota.

Selain itu, jurnalis perempuan senior seperti Retno Pinasti (Pemred SCTV dan Indosiar) ikut memperkuat Dewan Penasihat bersama Kemal Effendi Gani (Pemred Majalah SWA) dan Asro Kamal Rokan (mantan Pemred Republika).

Baca: https://mediaaksara.id/sejarah-milangkala-sukabumi-ke-155-gelegar-pidato-gubernur-dedi-mulyadi-sindir-pejabat-ingatkan-amanah-dan-ikatan-dengan-alam/

Kehadiran tokoh lintas bidang juga terlihat, mulai dari Agung Dharmajaya (Wakil Ketua Dewan Pers), Iman Brotoseno (Dirut TVRI sekaligus sutradara), Hendrasmo (Dirut RRI), hingga Alfito Deannova (Pemred Detik.com) yang dipercaya masuk Dewan Pakar.

Dengan kombinasi tokoh pers senior dan generasi muda, struktur baru PWI Pusat 2025–2030 disebut sebagai representasi dari sinergi pengalaman, keahlian, dan semangat pembaruan.

“Susunan diharapkan menjadi jangkar stabilitas sekaligus motor inovasi dalam dunia pers nasional. PWI harus menjadi rumah besar bagi wartawan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa,” tegas Munir.

 

Sumber: Humas PWI Pusat 2025

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

PWI Dorong Modal Ventura Percepat Pertumbuhan UMKM dan Startup Indonesia

Nasional

76 Paskibraka Nasional Dikukuhkan Wapres, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Nasional

Pelatihan Nasional SEAMEO BIOTROP Perkuat Pendidikan Berbasis Geopark, Ciletuh Jadi Laboratorium Pembelajaran

Nasional

51 Rumah Ludes, Warga Ciptamulya Belum Pulang: DPR RI Soroti Relokasi dan Masa Depan Kampung Adat 

Nasional

Tiga Nama Siap Berebut Kendali PWI Jabar, Konferprov Digelar Dua Hari di Bandung

Nasional

Indeks Demokrasi Indonesia Menurun, Heri Gunawan Ungkap Peran Utama Warga Sukabumi Jelang Pemilu 2029

Nasional

Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Naik Drastis, Wamendikdasmen Minta Dana Dikelola Amanah dan Tepat Sasaran

Nasional

Wamendikdasmen Ungkap Fakta: 56 Ribu Anak di Sukabumi Tak Bersekolah, Tekankan Pendidikan Formal dan Nonformal Harus Setara