Media conference Founder Golden Age Islamic School (GAIS) Montessori Sukabumi bersama pemain film “Anak-anak Proklamasi” yang sepenuhnya diperankan pelajar GAIS / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Golden Age Islamic School (GAIS) Montessori Sukabumi meluncurkan film perjuangan berjudul “Anak-anak Proklamasi” dalam gala premiere di Sam’s Studio, Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Sabtu (30/8/2025).
Film dokumenter tersebut sepenuhnya diperankan oleh para pelajar GAIS dan mengusung makna mendalam “Jika Kamu Tidak Mengenal Sejarah dan Jati Diri Bangsamu, Maka Dengan Mudah Bangsa Lain Mengganti Identitasmu.”
Pemutaran perdana dihadiri tokoh nasional Laksamana Madya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerracman selaku Pembina GAIS, Ketua Yayasan Bintang Ikhlas Gemilang, civitas akademika, para pelajar dan orang tua, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.
Founder GAIS Montessori Sukabumi, Ikhlas Nian Tanujaya, yang juga menjadi sutradara film ini, kepada MediaAksara menegaskan proyek tersebut merupakan inovasi pendidikan berbasis seni dan sejarah.
“Film ini lahir dari ide bahwa kecintaan anak-anak bisa belajar sejarah bukan hanya dari buku, tetapi juga dengan mengalami langsung lewat peran. Dengan begitu, mereka lebih mudah memahami nilai perjuangan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujar Ikhlas dalam Media Conference.
Ia menambahkan, proses produksi berlangsung selama satu minggu, dengan sebagian lokasi syuting mengambil latar di GAIS dan luar kota sukabumi. Meskipun durasi pengerjaan singkat, para pelajar menunjukkan kemampuan berekspresi yang mengesankan dalam memainkan perannya.
Ikhlas berharap film “Anak-anak Proklamasi” berdurasi 45 menit ini tidak hanya menjadi karya dokumenter, tetapi juga inspirasi bagi sekolah lain untuk mengembangkan metode kreatif dalam pendidikan.
” Harapan saya, film ini menjadi pintu masuk agar anak-anak lebih percaya diri, berani berkarya, sekaligus mengerti arti penting menjaga jati diri bangsa. Sejarah bukan sekadar hafalan, melainkan bagian dari kehidupan yang harus dihidupkan kembali melalui cara-cara yang dekat dengan dunia mereka,” jelasnya.
Selain itu, film ini juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan, seni, dan masyarakat dalam menanamkan nilai kebangsaan pada generasi muda.
Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Hasan Ashari, menyambut baik terobosan GAIS melalui dunia film. Menurutnya, model pembelajaran seperti ini mampu menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat pendidikan karakter pelajar.
Redaktur: Rapik Utama







