Menko PM A. Muhaimin Iskandar simbolis menyerahkan bantuan Rp.543 Juta kepada Bupati Sukabumi bantu percepatan pemulihan bencana di Cisolok / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Sukabumi mendapat perhatian langsung pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar bersama Bupati Sukabumi Asep Japar melakukan kunjungan kerja ke Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kamis (27/11/2025). Kunjungan menjadi agenda strategis terkait percepatan pembangunan ketahanan bencana dan perluasan Pelindungan Sosial Adaptif (PSA).
Dalam kunker ini, pemerintah memastikan penanganan khusus bagi warga terdampak longsor. Sebanyak 10 rumah di Desa Sukarame dan 5 rumah di Desa Wangunsari akan dibangun ulang untuk menggantikan hunian warga yang rusak berat.
Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga menyalurkan berbagai bantuan fisik dan sosial untuk mempercepat pemulihan di wilayah rawan bencana tersebut.
Baca:https://mediaaksara.id/prakondisi-umk-2026-dimulai-serikat-pekerja-desak-kenaikan-minimal-8-persen/
Menko PM menegaskan pemerintah kini mengadopsi Pelindungan Sosial Adaptif (PSA) sebagai pendekatan komprehensif dalam mitigasi, penanganan, hingga pemulihan pascabencana.
“Pelindungan Sosial Adaptif adalah antisipasi komprehensif yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, instansi, dan masyarakat untuk mendeteksi kerawanan bencana sejak dini,” ujar Menko Muhaimin.

Ia juga memastikan PSA akan terus diperluas di berbagai daerah, termasuk peningkatan manfaat bantuan sosial dan penyederhanaan akses layanan negara bagi warga terdampak.
Menko mengungkapkan temuan lainnya, 202 keluarga terdampak bencana belum memiliki dokumen kependudukan, sementara NIK menjadi syarat utama untuk mengakses bansos, layanan kesehatan, hingga bantuan pemulihan ekonomi.
Pemerintah berkomitmen mempercepat pendataan serta memastikan layanan administrasi kependudukan tersedia bagi seluruh warga, terutama di daerah rawan bencana.
Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan pembangunan rumah bagi korban bencana mendapat dukungan dari DPR RI dan sejumlah pihak perbankan.
” Alhamdulillah atas solidaritas dan kegotongroyongan. Mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Asep.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit mahoni dan sengon, peletakan batu pertama pembangunan rumah baru, serta penyerahan bantuan besar-besaran:
Pembangunan 15 rumah lengkap listrik dan air bersih
Renovasi 38 rumah
Perbaikan akses jalan
Bantuan 769 bronjong
Distribusi 1.000 paket sembako
Pembagian bibit pohon mahoni & sengon
Reporter: De
Redaktur : Rapik Utama







