Home / Kabar Daerah

Rabu, 25 Juni 2025 - 21:30 WIB

Akad Nikah Dikenai Biaya Tambahan: Dugaan Pungli di KUA Cibadak, Kasi Bimas Islam Kemenag Sukabumi Acuh Tak Peduli! 

Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Papan Daftar Hadir 7 Pejabat Kementrian Agama Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mulai terungkap setelah keberanian masyarakat menyuarakan perlakuan tak wajar dalam layanan birokrasi.

Salah satu pengakuan datang dari AHS, seorang pemuda asal Sukabumi, yang hendak melangsungkan pernikahan bersama FN, pasangannya. Mereka mendaftarkan pernikahan secara resmi baik secara agama maupun negara.

“Setelah proses pendaftaran dan pembinaan calon pengantin di KUA, saya dan pasangan dimintai uang oleh oknum petugas sebesar Rp600 ribu, karena akad akan dilaksanakan di luar jam kerja,” ungkap AHS kepada awak media, Kamis (24/04/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/apbd-sukabumi-2024-sudah-diperiksa-bpk-sekda-targetkan-wtp-dan-optimalisasi-pad/

Tak berhenti di situ, AHS kembali dimintai Rp200 ribu oleh oknum yang sama, berinisial ED, dengan alasan untuk transportasi. “Saya minta kwitansi resmi, tapi tidak diberikan. Katanya, ‘pokoknya udah beres tinggal nikah,” kata AHS.

Meski terpaksa menurut demi kelancaran hari bahagianya, AHS mengaku menyimpan keraguan. “Dalam hati kecil saya, tetap bertanya apakah uang tersebut sesuai aturan pemerintah.”

Ketika dikonfirmasi, ED membenarkan adanya permintaan uang tersebut. “Iya, benar. Saya minta uang itu disaksikan semua pegawai, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/pwi-jabar-dukung-kongres-persatuan-hanya-ketua-definitif-yang-sah-jadi-peserta/

Namun, saat wartawan menyatakan akan mengonfirmasi langsung kepada Kepala KUA, ED berdalih pimpinannya sedang bertugas luar dan menyarankan datang kembali hari Senin.

Pada Senin (28/04/2025), awak media kembali mendatangi kantor KUA. Seorang pria berpeci hitam terlihat keluar dari ruangan dan ketika didekati untuk konfirmasi, ia justru menjawab, “Maaf Kang, saya hanya tukang sapu di kantor ini,” sambil berlalu.

Baca: https://mediaaksara.id/terbongkar-modus-wanita-selundupkan-obat-terlarang-dan-uang-diselipkan-di-balik-pembalut-di-lapas-warungkiara/

Sebagai catatan, publikasi berita sempat ditunda atas permintaan keluarga demi kelancaran prosesi pernikahan pada Minggu (15/6/2025).

Hingga pada Rabu (25/06/2025), Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Sukabumi, Deddy Wijaya, yang memiliki tupoksi membina pelayanan KUA, sama sekali tidak memberikan respons saat dihubungi via seluler.

Baca: https://mediaaksara.id/pemkot-sukabumi-gencar-tertibkan-reklame-ilegal-dongkrak-pad-dan-kesejahteraan-warga/

Mediaaksara bahkan mendatangi langsung ruangannya di Kantor Kemenag, lantai I. Meski sudah mengucapkan salam sesuai adab dan etika jurnalistik, Kasi Bimas Islam hanya diam, duduk di kursi staf, lalu beberapa saat keluar ruangan tanpa sepatah kata ketika melewati awak media disamping meja tamu.

Sangat disayangkan atas sikap pasif seorang pejabat struktural sekelas Kasi. Perilaku ini tidak mencerminkan integritas ASN, terlebih menangani pelayanan publik umat.

Sementara itu, salah satu staf Bimas Islam, Permadi yang sempat menerima MediaAksara menyatakan bahwa laporan akan ditindaklanjuti pasca libur. Namun dipinta tanggapan resmi, hingga berita tayang, belum ada jawaban dari Kepala Kemenag maupun Kasi Bimas Islam Kabupaten Sukabumi.

 

Sumber : Rudi Tanjung idenews.id

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Insentif Guru PAUD Tidak Sesuai? GAPURA Bongkar Dugaan Masalah Teknis, DPRD Siap Bentuk Pansus

Kabar Daerah

Proyek Jalan Gudang Bikin Pedagang Meradang! Omzet Ambles 50%, Akses Bikin Pelanggan Bingung

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi “Lapor Pak Dedi” KNPI & Karang Taruna Desak Perusahaan Peka 

Kabar Daerah

KAHMI Minta KCD Jabar Gercep Atasi Konflik SMK di Sukabumi dan Cegah Pungli Perpindahan Siswa

Kabar Daerah

Praperadilan Ditolak! Polisi “Menang Telak”, Kasus Kekerasan Anak di Sukabumi Lanjut ke Babak Baru

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi, Warga Sebut Kang Dedi: Tagih Tanggung Jawab Proyek, Camat Gunungguruh Buka Suara!

Kabar Daerah

Darurat Pendidikan! Konflik SMK Bantargadung Memanas, Siswa Kelas 12 Dipindahkan Massal

Kabar Daerah

Kepsek Buka Fakta Sebenarnya! Bukan Disegel, Konflik Internal SMK di Sukabumi Picu Mutasi Massal Siswa