Ilustrasi Pimpinan PGRI Kabupaten Sukabumi Siapkan Gerakan Sosial untuk Guru, Rutilahu dan Anak Yatim / Foto: Istimewa ‘Ai’
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Program ini disiapkan sebagai gerakan kepedulian sosial dengan menyasar guru kurang mampu, siswa yatim, hingga masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Umum PGRI Kabupaten Sukabumi, Jajat Sudrajat, didampingi Sekretaris Umum Asep Durachman, mengatakan pembentukan UPZ telah memasuki tahap sosialisasi kepada pengurus PGRI tingkat cabang (PC).
Program penghimpunan infak dan sedekah direncanakan mulai berjalan pada Januari 2027. PGRI akan mengoptimalkan jaringan organisasi untuk menghimpun dana, sedangkan pengelolaan dan penyalurannya dilakukan melalui Baznas sesuai mekanisme yang berlaku.
”Setiap PC akan menyetorkan dana yang terkumpul ke Baznas. Untuk penyaluran bantuan, PGRI akan mengajukan proposal berdasarkan kebutuhan dan program yang direncanakan,” ujar Jajat saat ditemui di Gedung Wisma PGRI Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/11/2026).
BACA JUGA :
MUI Dukung Reformasi Polri, Imbau Elemen Bangsa Jaga Persatuan dan Tahan Diri
TONTON VIDEO SOROTAN PEJABAT BKPSDM :
Adapun sasaran program meliputi bantuan ekonomi bagi guru, beasiswa pendidikan untuk siswa yatim, serta bantuan pembangunan rumah layak huni (Rutilahu) bagi guru yang belum memiliki tempat tinggal memadai. Perhatian juga diberikan kepada guru yang telah memasuki masa pensiun.
Besaran dan pembagian bantuan nantinya disesuaikan dengan hasil penghimpunan dana serta kebutuhan penerima manfaat.
Sementara itu, Sekretaris Umum PGRI Kabupaten Sukabumi, Asep Durachman, menegaskan pentingnya pendataan agar bantuan tepat sasaran. PGRI juga membuka peluang agar manfaat program UPZ dapat dirasakan masyarakat luas, tidak terbatas pada anggota organisasi.
Melalui kolaborasi dengan Baznas, PGRI berharap UPZ menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kesejahteraan guru, pendidikan anak yatim, dan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukabumi.
Sumber : @Ld 8
Redaktur : Rapik Utama







