Home / Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:55 WIB

Mendes PDT Tantang Aksi Mahasiswa Bangun Desa, UMMI Perkuat Peran Kampus Unggul di Milad ke-23

Milad ke-23 UMMI dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto bersama mahasiswa fakultas pertanian UMMI, Jumat (12/6/2026) di kampus UMMI / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dalam rangka Milad ke-23 UMMI berlangsung khidmat di Kampus UMMI, Jumat (12/6/2026). Peringatan hari jadi yang mengusung tema “Akselerasi Transformasi UMMI: Menguatkan Reputasi, Mewujudkan Kampus Unggulan dan Berdampak” dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, Yandri Susanto, pimpinan dan civitas akademika UMMI, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam orasi ilmiahnya, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah dan UMMI yang selama 23 tahun konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, negara berterima kasih atas perjuangan Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang unggul. Ia menilai keberadaan UMMI tidak hanya mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi berjiwa kewirausahaan.

“Kampus memiliki peran strategis dalam membangun kualitas SDM bangsa. Pengabdian UMMI ke depan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu melahirkan entrepreneur yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Milad ke-23 UMMI dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, Jumat (12/6/2026) di kampus UMMI / Foto: MediaAksara
Milad ke-23 UMMI dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, Jumat (12/6/2026) di kampus UMMI / Foto: MediaAksara

Yandri menjelaskan, kehadirannya di UMMI merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi atau super team dalam menjawab tantangan pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui pendekatan Octahelix.

Menurutnya, desa memiliki posisi yang sangat penting dalam pembangunan Indonesia. Karena itu, berbagai program Kementerian Desa, termasuk gerakan “12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia”, dapat disinergikan dengan perguruan tinggi untuk memperkuat pembangunan desa berbasis sumber daya manusia.

“Banyak program yang bisa dikerjasamakan dengan kampus. Kami ingin meningkatkan kesadaran dan kapasitas SDM desa melalui kolaborasi yang lebih kuat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Yandri juga menantang para mahasiswa untuk berani membangun desa.

Milad ke-23 UMMI dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, Jumat (12/6/2026) di kampus UMMI / Foto: MediaAksara
Milad ke-23 UMMI dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, Jumat (12/6/2026) di kampus UMMI / Foto: MediaAksara

“Saya tantang mahasiswa, boleh tinggal di desa tetapi memiliki penghasilan yang sama dengan di kota,” tegasnya.


Sementara itu, Rektor UMMI, Reny Sukmawani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Desa dan PDT pada momentum Milad ke-23 UMMI. Menurutnya, kehadiran menteri menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kampus untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dalam pengembangan desa.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan desa dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Reny menjelaskan, Milad ke-23 menjadi momentum refleksi perjalanan UMMI menuju visi besar tahun 2042. Saat ini, UMMI berada pada fase penguatan reputasi nasional sebagai bagian dari tahapan menuju reputasi internasional dan cita-cita menjadi Center of Excellence in Education and Religion.


“Perjalanan ini tentu tidak mudah. Namun dengan semangat kolaborasi, transformasi, dan inovasi, kami optimistis UMMI mampu mencapainya,” katanya.

Ia menegaskan, berbagai capaian yang diraih UMMI hingga saat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar kampus, mulai dari Badan Pembina Harian, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, persyarikatan Muhammadiyah, hingga para mitra yang selama ini mendukung pengembangan UMMI.

“Seluruh capaian adalah hasil kerja keras, kerja sama, dan kerja ikhlas seluruh keluarga besar UMMI. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan UMMI hingga hari ini,” pungkasnya.

 

Sumber: PWI Kabupaten Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

Menteri Imipas Tinjau Bedah Rumah dan Pemberdayaan Warga Binaan di Sukabumi, Ingatkan Integritas Kinerja

Nasional

Presiden Prabowo Lantik Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional dan Penasihat Khusus Ketenagakerjaan

Nasional

KPK Terbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026, Perkuat Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi dalam SPMB

Nasional

Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Bali, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif bagi Anak Indonesia

Nasional

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG, Tiga Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka

Nasional

Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional Program Makan Bergizi Gratis, Perkuat Sinergi Peningkatan Gizi Anak Indonesia

Nasional

PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia

Nasional

Prabowo Serahkan Jet Rafale hingga Rudal Meteor, Indonesia Perkuat Pertahanan Udara Nasional