Home / Nasional

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pemuda Muslimin Indonesia Dukung Presisi, Ingatkan POLRI: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Lewat Narasi

Ketua IV PB Pemuda Muslimin Indonesia, Sani Ritonga / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pengurus Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia menegaskan dukungannya terhadap kinerja Koordinator Staf Tindak Pidana Korupsi Kepolisian Republik Indonesia (KORTASTIPIDKOR POLRI). Namun, dukungan Presisi POLRI disertai harapan agar komitmen pemberantasan korupsi diwujudkan melalui langkah nyata, transparan, dan terukur.

Ketua IV PB Pemuda Muslimin Indonesia, Sani Ritonga, mengatakan dukungan yang diberikan organisasinya merupakan bentuk partisipasi masyarakat mendorong penguatan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Dukungan Presisi Polri kami berikan dengan harapan agar institusi kepolisian semakin kuat dan profesional dalam menjalankan tugas memberantas korupsi,” ujar Sani dalam keterangan resmi, Sabtu (12/7/2026).


Baca Juga :

Meski demikian, ia menilai dukungan publik saja belum cukup untuk membangun citra POLRI sebagai institusi terdepan dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, konferensi pers yang disampaikan jajaran Humas Polda Metro Jaya masih perlu dilengkapi dengan informasi yang lebih konkret.

Sani berharap setiap penyampaian kepada publik memuat data yang jelas, target kinerja yang terukur, serta strategi penindakan yang transparan sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Kami berharap konferensi pers ke depan dapat menyajikan data yang lebih konkret, target kinerja yang terukur, serta strategi penindakan yang transparan. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik yang lebih kuat terhadap institusi POLRI,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan pemberantasan korupsi semakin kompleks sehingga membutuhkan komitmen kuat dari seluruh jajaran kepolisian. Ia juga menilai dukungan masyarakat seharusnya menjadi momentum bagi Polri memperkuat reformasi internal dan menindak tegas setiap oknum yang terbukti melanggar aturan.


Sani menambahkan, KORTASTIPIDKOR POLRI diharapkan tidak hanya menjadi simbol koordinasi, tetapi mampu berfungsi sebagai instrumen yang efektif, profesional, dan berintegritas dalam mendukung penegakan hukum tindak pidana korupsi.

Ia menegaskan kepercayaan publik akan semakin meningkat apabila kinerja pemberantasan korupsi dibuktikan melalui tindakan nyata yang transparan, akuntabel, serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menutup pernyataannya, Sani mengajak seluruh elemen masyarakat terus mendukung penguatan institusi penegak hukum agar semakin profesional dan dipercaya sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

Menaker Buka 150 Ribu Kuota Magang, Industri KEK Mandalika Diajak Serap Talenta Muda

Nasional

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Nasional

Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT ke-81 RI, Karya Putra Padang Jadi Identitas Nasional

Nasional

Lemhannas RI Ajak Pemuda Masjid Dunia Tingkatkan Literasi Global dan Wawasan Kebangsaan

Nasional

Menteri Ekonomi Kreatif, Rakyat Indonesia Pilih Langsung Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Nasional

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Dari Pulau Penjara Menjadi Sentra Ketahanan Pangan

Nasional

KDMP Belum Beroperasi, Menteri Desa Ungkap Alasan dan Target Besar hingga Agustus 2026

Nasional

Menteri Desa Buka Suara soal Bencana di Sukabumi, Dana Desa Bisa Dipakai untuk Mitigasi dan Penanganan Darurat