141 pengurus FKPM Sukabumi resmi dikukuhkan Wakil Bupati Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 141 pengurus Forum Kader Pembangunan Manusia (FKPM) tingkat kecamatan se-Kabupaten Sukabumi resmi dikukuhkan dalam acara bertema “Membentuk Kader Pembangunan Manusia Unggul Menuju Kabupaten Sukabumi Zero Stunting.”
Kegiatan berlangsung di Gedung Islamic Center Cisaat dan disertai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh pengurus.
Acara pengukuhan dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi, anggota DPR RI, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, serta pengurus FKPM dari 47 kecamatan.
Baca: https://mediaaksara.id/warga-geruduk-rumah-di-cidahu-diduga-nyamar-tempat-ibadah-non-muslim/
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi, Andreas menegaskan pengukuhan FKPM periode 2024–2029 merupakan langkah penting dalam proses kaderisasi dan penguatan kelembagaan di tingkat desa.
” Jika organisasi sudah dikukuhkan, maka InsyaAllah akan berjalan lebih baik. Pemerintah daerah berkomitmen membantu melalui berbagai program, termasuk dukungan dana desa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, angka stunting di Kabupaten Sukabumi berhasil turun 16%, dan pencapaian ini menjadi modal kuat untuk terus menekan angka stunting ke depan.
Sementara itu, anggota DPR RI, Zainul Munasichin, menilai FKPM sebagai forum strategis karena anggotanya berasal langsung dari desa dan bersentuhan dengan masyarakat secara langsung.
“Kader FKPM adalah garda terdepan yang memahami kondisi lapangan. Peran mereka sangat krusial dalam percepatan penurunan angka stunting, bukan hanya di Sukabumi, tapi juga berdampak pada pencapaian target nasional,” tegasnya.
Ketua FKPM Kabupaten Sukabumi, Timan Sutiman, menjelaskan sebanyak 141 pengurus yang dilantik merupakan representasi dari 47 kecamatan, terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara di tiap kecamatan.
“FKPM memiliki peran penting mendukung percepatan penurunan stunting. Tugas kader cukup berat, karena satu kader menangani satu desa. Maka, perhatian terhadap kesejahteraan kader, termasuk insentif atau tunjangan layak, sangat kami harapkan,” ungkap Timan.
Koresponden : Julio FM
Redaktur: Rapik Utama







