Home / Kabar Daerah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:40 WIB

Waspada! Modus Lowongan Kerja Bodong Marak Saat Musim Kelulusan, Disnaker Sukabumi: Jangan Bayar untuk Dapat Kerja

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan dan pungli berkedok lowongan kerja yang merugikan / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID– Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan penipuan berkedok rekrutmen tenaga kerja kembali menjadi perhatian di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat mencari pekerjaan, terutama setelah musim kelulusan sekolah tingkat SMA dan SMK.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan lowongan kerja yang menjanjikan kemudahan diterima bekerja dengan syarat menyerahkan sejumlah uang kepada oknum tertentu.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menegaskan proses rekrutmen tenaga kerja yang resmi tidak pernah memungut biaya dari pencari kerja.

“Masyarakat harus lebih waspada dan tidak mudah tergiur oleh janji bisa langsung diterima bekerja. Pastikan seluruh proses pencarian kerja dilakukan melalui jalur resmi, salah satunya melalui layanan dan informasi yang disediakan Disnaker,” ujar Sigit, Sabtu (30/5/2026).


Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan platform resmi pemerintah seperti akun dan aplikasi “Siap Kerja” serta mengikuti informasi lowongan kerja yang dipublikasikan melalui media sosial resmi Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, apabila menemukan indikasi pungli, penipuan, atau praktik percaloan tenaga kerja, masyarakat diminta tidak ragu melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) maupun pihak Disnakertrans.

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan pasti diterima bekerja dengan syarat harus menyerahkan sejumlah uang. Jika menemukan praktik seperti itu, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya melalui sambungan seluler.




Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id



Disnakertrans Kabupaten Sukabumi selama ini terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua yang memiliki anak lulusan SMA, SMK, maupun sederajat yang sedang memasuki dunia kerja agar terhindar dari berbagai modus penipuan rekrutmen yang kelak dapat merugikan.

Untuk membantu masyarakat mengenali lowongan kerja palsu, Disnakertrans membagikan sejumlah ciri yang perlu diwaspadai, antara lain:

1. Meminta pembayaran di muka dengan alasan administrasi, pelatihan, atau jaminan diterima bekerja.

2. Menawarkan gaji tinggi tanpa persyaratan dan pengalaman yang jelas.

3. Menggunakan alamat email atau domain yang tidak resmi.

4. Menjanjikan proses rekrutmen instan tanpa seleksi maupun wawancara.

5. Meminta transfer uang dengan iming-iming akan dikembalikan setelah diterima bekerja.


Selain itu, calon tenaga kerja juga diimbau untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi sensitif pada tahap awal rekrutmen, memastikan undangan wawancara berasal dari kontak resmi perusahaan, menghindari lowongan kerja yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, serta mengonfirmasi langsung kepada pihak perusahaan melalui situs resmi atau bagian sumber daya manusia (HRD).

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait lowongan kerja resmi maupun ingin melakukan verifikasi informasi rekrutmen dapat menghubungi atau mendatangi langsung Kantor Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.

Disnakertrans berharap masyarakat dapat saling berbagi informasi dan meningkatkan kewaspadaan sehingga tidak ada lagi korban penipuan maupun pungutan liar yang mengatasnamakan proses penerimaan tenaga kerja.

 

Reporter: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Danrem 061/Surya Kencana Bersama Dandim 0622 Sukabumi Tinjau Kesiapan Yon TP 331 Sanca Manggala 

Kabar Daerah

Forkopimcam Jampangkulon Ajak Warga Semarakkan PORSADIN 2026 dan HUT ke-81 RI dengan Pasang Bendera Merah Putih

Kabar Daerah

Polemik Wakaf ASN Kota Sukabumi Berakhir? Anggota DPRD PKS Sebut Tak Ada Lagi Pungutan yang Dikondisikan

Kabar Daerah

Forkopimda Kota Sukabumi Absen di HUT Dadali Pati, Paguyuban Pencak Silat Kecewa hingga Ancam Somasi

Kabar Daerah

Ujian Kenaikan Tingkat KODRAT Sukabumi Bertepatan HUT Tarung Derajat ke-54, Siapkan Atlet Menuju Porda Jabar

Kabar Daerah

Mahasiswa Adu Inovasi AI di Sukabumi, Build with Gemma Hackathon 2026 Dorong Kolaborasi Google dan Kampus

Kabar Daerah

Pilkades PAW Cikujang: Ade Irma Menang, DPMD Sukabumi: Saatnya Bersatu Bangun Desa Lebih Transparan

Kabar Daerah

Viral ke KDM, Sungai Diduga Tercemar Limbah Batu Hijau, DLH Jabar Uji Kualitas Air