Home / Kabar Daerah

Jumat, 4 September 2026 - 13:39 WIB

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Petugas kebersihan DLH sedang memindahkan pengangkutan sampah di pasar Cinagen Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

‎JAMPANGKULON, MEDIAAKSARA.ID — Keterbatasan armada pengangkut sampah menjadi salah satu kendala pelayanan kebersihan di wilayah Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

‎‎Persoalan itu mencuat dalam kegiatan Jumat Bersih di Pasar Cinagen, Kecamatan Jampangkulon, Jumat (4/9/2026), yang digelar Koramil 2213 Jampangkulon bersama Forkopimcam dan unsur terkait dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI.

‎Tokoh masyarakat Cinagen, Usep Suganda, mengatakan kebutuhan pengangkutan sampah semakin meningkat seiring aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan pasar dan permukiman.

‎Menurut dia, wilayah pelayanan mencakup Pasar Cinagen dan Pasar Situhiang, serta pelayanan Pasar Surade. Sementara, armada yang tersedia dinilai belum sebanding dengan kebutuhan di lapangan.

‎”Jampangkulon mempunyai dua pasar besar, yaitu Pasar Cinagen dan Pasar Situhiang. Ditambah wilayah pelayanan Pasar Surade. Sementara armada yang tersedia masih terbatas,” ujar Usep.


Baca Juga : ‎

Soal Aksi Forum Wartawan, Kejaksaan Sukabumi Buka Ruang Dialog: Kritik Kami Terima, Komunikasi Tetap Dijaga ‎

‎Ia menyebut terdapat lima truk pengangkut sampah, tetapi satu unit mengalami kerusakan. Operasional juga dibantu kendaraan roda tiga serta kendaraan bak terbuka jenis L300/Carry.

‎Usep menilai keterbatasan armada berpotensi membuat sampah menumpuk apabila frekuensi pengangkutan tidak mencukupi. Kondisi itu dapat menimbulkan bau tidak sedap hingga berkembangnya potensi biang penyakit.

‎Ia juga menyoroti bertambahnya sampah dari aktivitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan perkiraannya, sampah dari satu dapur dapat mencapai sekitar 1–2 kuintal per hari.

‎‎Karena itu, Usep meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui DLH dan dukungan DPRD untuk mempertimbangkan penambahan armada, khususnya untuk wilayah pelayanan Jampangkulon dan sekitarnya.

‎”Kami berharap kepada Bupati Sukabumi, DPRD dan DLH agar ada penambahan armada pengangkut sampah. Ini penting untuk meningkatkan pelayanan kebersihan kepada masyarakat,” katanya.


Baca Juga : ‎

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

‎Koordinator DLH Wilayah Jampangkulon, Wawan Sutiawan, membenarkan keterbatasan armada menjadi salah satu kendala pelayanan pengangkutan sampah.

‎‎Menurut Wawan, cakupan pelayanan DLH Jampangkulon cukup luas, meliputi sembilan kecamatan di Dapil 6 serta Kecamatan Sagaranten yang masuk Dapil 5.

‎”Saat ini terkendala kekurangan armada. Untuk truk ada lima unit, tetapi yang bisa beroperasi hanya empat karena satu mengalami kerusakan,” ujar Wawan.

‎‎Selain truk, operasional mengandalkan kendaraan roda tiga dan kendaraan bak terbuka untuk mendukung pengangkutan sampah.

‎‎Wawan mengatakan penambahan armada diperlukan agar pelayanan dapat menjangkau wilayah secara lebih optimal. Ia bahkan menyebut kebutuhan idealnya setiap kecamatan memiliki satu truk pengangkut sampah.


Baca Juga : ‎

16 Paket Sabu Disita, Pemuda 21 Tahun Ditangkap Polisi di Sukabumi ‎

‎”Untuk itu, kami berharap ada penambahan armada. Idealnya, setiap kecamatan memiliki satu truk sampah agar penanganan dan pengangkutan sampah dapat lebih teratasi,” katanya.

‎‎Persoalan sampah di Jampangkulon menunjukkan peningkatan kualitas layanan kebersihan tidak hanya bergantung pada jumlah armada, tetapi juga membutuhkan pengaturan jadwal pengangkutan, pemeliharaan kendaraan, pengelolaan sampah dari sumbernya, serta partisipasi masyarakat.

‎‎Kawasan pasar menjadi salah satu titik yang membutuhkan pelayanan rutin karena aktivitas perdagangan menghasilkan sampah setiap hari. Di sisi lain, aktivitas dapur MBG juga menjadi sumber timbulan sampah baru yang perlu diantisipasi melalui sistem pengangkutan dan pengelolaan yang terukur.

‎Kegiatan Jumat Bersih di Pasar Cinagen pun menjadi momentum mendorong kolaborasi antara pemerintah, petugas kebersihan, pengelola pasar, pelaku usaha dan masyarakat.

‎Dengan cakupan wilayah pelayanan yang luas dan armada operasional yang terbatas, penambahan sarana pengangkutan dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk mencegah penumpukan sampah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan masyarakat Jampangkulon dan wilayah sekitarnya.

‎Reporter : @Sadeva

‎‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Dana Desa Tahap II 2026 Digulirkan, Jalan Kampung Purbasari Sukabumi Dibangun

Kabar Daerah

Revisi RTRW Sukabumi Disorot, Aktivis Dorong Evaluasi Berbasis Hukum dan Solusi Kepastian Investasi

Kabar Daerah

Hari Bakti PU ke-81, DPU Sukabumi Gelar Bedah Rumah Warga Prasejahtera di Surade ‎

Kabar Daerah

Polsek Jampangkulon Intensifkan Penertiban Knalpot Tidak Sesuai Standar

Kabar Daerah

Camat Ciambar Tinjau Rumah Lansia Janda Desil Empat yang Masuk Usulan Rutilahu Sukabumi