Home / Pemerintahan

Rabu, 22 April 2026 - 20:42 WIB

Viral Mobil Siaga Desa Disangka ‘Jalan-Jalan’? Kades Salawangi Sukaraja Buka Suara, Ternyata Ini Faktanya!

Kades Salawangi Sukaraja Kabupaten Sukabumi Asikin akhirnya buka suara dan jelaskan fakta sebenarnya/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Desa Salawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Asikin, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video yang memperlihatkan mobil siaga desa diduga digunakan tidak sesuai peruntukan.

Asikin menegaskan, informasi yang berkembang di media sosial tidak sepenuhnya benar. Ia memastikan penggunaan kendaraan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi seperti yang dituduhkan, melainkan dalam kondisi darurat.

Peristiwa itu, kata dia, terjadi saat dirinya menghadiri acara halal bihalal, ketika sang istri tiba-tiba mengalami penurunan kondisi kesehatan.

“Awalnya saya hendak menggunakan kendaraan pribadi, namun di tengah perjalanan mengalami mogok. Karena kondisi mendesak, saya memutuskan meminjam mobil siaga desa untuk menjemput,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, penggunaan mobil siaga desa tersebut hanya berlangsung singkat dan semata-mata untuk menangani situasi darurat, bukan untuk keperluan lain seperti yang ditampilkan dalam video viral.

  • Baca Juga: https://mediaaksara.id/pendapatan-parkir-naik-30-persen-april-rp117-juta-dishub-sukabumi-ungkap-tantangan-dan-solusi-di-lapangan/

“Jadi bukan digunakan untuk jalan-jalan. Ini murni kondisi darurat,” tegasnya di Kantor Desa Salawangi.

Lebih lanjut, Asikin memastikan pengelolaan mobil siaga desa di Salawangi selama ini dilakukan sesuai aturan. Kendaraan tersebut hanya digunakan untuk kepentingan mendesak dengan tetap memperhatikan prosedur yang berlaku.

“Selama ini penggunaannya tidak sembarangan. Harus sesuai ketentuan,” tambahnya.

Meski demikian, ia tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila kejadian tersebut menimbulkan keresahan. Ia juga mengapresiasi kritik dari warga sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola desa.

“Saya mohon maaf jika menimbulkan keresahan. Terima kasih atas perhatian dan kritik masyarakat, ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” pungkasnya.

 

Sumber: @pr1m4

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Gebrakan Job Fair Sukabumi 2026: Digelar 4 Kali Setahun, Target Pengangguran Turun Drastis

Pemerintahan

Gratis Job Fair Sukabumi 2026! Intip Gaji Rp3 Juta Hingga Rp10 Juta, Disnakertrans Ajak Pencaker Manfaatkan Peluang dan Jangan Tergiur Praktik Pungli! 

Pemerintahan

Targetkan 100% Layanan Sosial, Dinsos Sukabumi Perketat Validasi Data Bansos dan Dorong Partisipasi Warga

Pemerintahan

May Day 2026 Sukabumi Disiapkan: Pemerintah, Buruh, dan Aparat Kompak Jaga Kondusivitas

Pemerintahan

Pengelolaan Insentif Guru PAUD Dievaluasi, Disdik Sukabumi Perkuat Validasi Data

Pemerintahan

Pondok SAE Berkah Mandiri Lapas Warungkiara Jadi Pusat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Pemerintahan

BOS Jangan Ngendap! DPRD Sukabumi Sentil Sekolah: Rawat Fasilitas Sebelum Rusak Parah

Pemerintahan

Air Bersih Dambaan! Lapas Sukabumi Bangun Sumur Bor untuk Warga di HBP ke-62