Home / Pemerintahan

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:41 WIB

Krisis Kepercayaan Publik Menghantam Imigrasi, Dirjen: Hapus Budaya Lama dan Buktikan Integritas!

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko meminta seluruh jajaran fokus meningkatkan pelayanan publik dan menghapus budaya kerja lama yang tidak sesuai / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, meminta seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi di Indonesia untuk kembali fokus bekerja dan menjalankan program pelayanan publik secara optimal di tengah krisis yang tengah dihadapi institusi tersebut.

Arahan tersebut disampaikan Hendarsam kepada seluruh petugas Imigrasi di Indonesia serta Atase Imigrasi pada Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri melalui kegiatan pengarahan yang digelar secara hybrid di Aula Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Melalui siaran pers yang disampaikan Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Imigrasi, Achmad Nur Saleh, Hendarsam menegaskan seluruh proses hukum yang sedang berjalan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.


Baca Juga:

“Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum. Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal,” tegas Hendarsam.

Menurutnya, kondisi yang saat ini dihadapi menjadi salah satu ujian terbesar bagi organisasi Imigrasi. Namun demikian, ia meminta seluruh jajaran menjadikan situasi tersebut sebagai momentum refleksi dan pembenahan menyeluruh terhadap budaya kerja yang dinilai sudah tidak relevan dengan tuntutan zaman.

Hendarsam menegaskan tidak boleh ada lagi praktik-praktik lama yang bertentangan dengan prinsip integritas dan profesionalisme aparatur negara.


“Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak istimewa bagi siapa pun untuk melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagai institusi pelayanan publik yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, Imigrasi memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kritik dan keluhan. Oleh karena itu, setiap aparatur dituntut memiliki mentalitas pelayanan yang kuat, responsif, serta transparan dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

Menurut Hendarsam, Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan profesional. Namun, kemampuan tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kokoh agar organisasi dapat kembali memperoleh kepercayaan masyarakat.


Lebih jauh, ia menekankan orientasi utama Imigrasi saat ini adalah mempersempit jarak antara institusi dengan masyarakat. Berbagai persepsi negatif maupun kecemburuan sosial yang muncul harus dijawab melalui perubahan sikap, peningkatan kualitas pelayanan, serta komitmen nyata dalam melayani publik.

Hendarsam mengatakan konsep “Imigrasi untuk Rakyat” menjadi landasan utama dalam upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi Imigrasi.

“Gagasan Imigrasi untuk Rakyat lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat. Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat Direktorat Jenderal Imigrasi tengah berupaya melakukan transformasi budaya kerja sekaligus memperkuat integritas organisasi guna menjawab ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang bersih, profesional, dan akuntabel.

 

Sumber: Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Imigrasi.

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Clean Energy Day, PLN Sukabumi Perkuat Komitmen Dorong Transisi Energi Bersih

Pemerintahan

Kunker Komisi II DPRD Tangsel ke Sukabumi Soroti Strategi Kelola Pendidikan di Wilayah 47 Kecamatan

Pemerintahan

Perhutani KPH Sukabumi Tabur Benih Pinus Serentak di Takokak, Perkuat Komitmen Kelestarian Hutan Jabar

Pemerintahan

156 PNS Kabupaten Sukabumi Raih Satyalancana Karya Satya, Bupati Asep Japar Tekankan Pelayanan Publik

Pemerintahan

PLN UP3 Sukabumi Perkuat Sinergi dengan PT Semen Jawa, Pastikan Listrik Andal untuk Industri

Pemerintahan

14 SD di Kota Sukabumi Direvitalisasi, Progres Tembus 85 Persen hingga Masih 20 Persen

Pemerintahan

Gebyar SIPENYU Bapenda Sukabumi Bagi 24 Hadiah, Ada 14 Motor dan 7 Paket Umrah

Pemerintahan

Gebyar Sipenyu Sukabumi Bikin Heboh: 10 Kadus dan 7 Desa Diguyur Penghargaan, Ada Hadiah Umrah!