Home / Pemerintahan

Selasa, 2 September 2025 - 18:10 WIB

Viral! Kepala Puskesmas Warungkiara Angkat Bicara Soal Kondisi Zemes Penderita Hidrosefalus

Tangkapan layar kondisi kesehatan Zemes, warga Kampung Kopeng Giri Jaya RT 04/10, Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kisah Zemes (24), warga Kampung Kopeng, Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, kembali viral di media sosial. Pemuda yang menderita hidrosefalus sejak balita mendapat perhatian luas, hingga akhirnya Kepala Puskesmas Warungkiara, Hudrimi, memberikan klarifikasi.

Hudrimi menjelaskan, pihaknya bersama Forkopimcam Warungkiara telah melakukan kunjungan ke rumah Zemes pada Minggu (24/8/2025). Kunjungan tersebut melibatkan unsur Puskesmas, Kecamatan, Polsek, Koramil, KB-PP, dan perangkat Desa Girijaya. Rombongan diterima oleh keluarga pasien untuk berdiskusi terkait kondisi kesehatan Zemes.

“Pasien sudah pernah dirawat di RS Sekarwangi menggunakan jaminan kesehatan KIS, bahkan sempat mendapat rujukan ke RS Hasan Sadikin Bandung. Namun pihak keluarga saat itu menolak dengan alasan ekonomi dan keterbatasan pendamping,” kata Hudrimi, Selasa (2/9/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/kasus-balita-raya-jadi-evaluasi-dinkes-sukabumi-raya-terdeteksi-tbc-intruksikan-puskesmas-rujuk-warga-tidak-mampu-ke-rs-pemkab/

Ia menambahkan, selama ini kondisi Zemes tetap dipantau oleh bidan desa, termasuk pemberian pengobatan dasar gratis jika ada keluhan. Dalam pertemuan, Forkopimcam bersama keluarga membahas kembali opsi perawatan lanjutan sesuai rekomendasi RS Sekarwangi.

Namun, keluarga pasien belum mengizinkan karena kondisi kedua orang tua yang juga sakit serta keterbatasan untuk mendampingi di rumah sakit rujukan.

Selain itu, tim mendapati jaminan kesehatan atas nama Zemes sudah tidak aktif. Menyikapi hal tersebut, Forkopimcam bersama pemerintah desa sepakat mengupayakan reaktivasi jaminan kesehatan melalui Puskesos Desa Girijaya.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-kisah-zemes-penderita-hidrosefalus-di-sukabumi-pemdes-dan-puskesmas-pastikan-pendampingan/

“Langkah ini diharapkan memastikan pasien kembali memperoleh hak jaminan kesehatan serta dukungan pengobatan lanjutan,” ujar Hudrimi.

Sebelumnya, kasus Zemes sempat mendapat perhatian publik hingga dikunjungi langsung oleh Sekda Kabupaten Sukabumi dan Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi yang juga memberikan bantuan.

Baca: https://mediaaksara.id/13-pelajar-diamankan-dalam-ricuh-aksi-di-sukabumi-10-positif-narkoba/

Sementara itu, Teten selaku perwakilan Puskesos Desa Girijaya mengungkapkan, pihaknya tengah mengajukan kembali kepesertaan BPJS Zemes melalui aplikasi Siretas, program BPJS yang didanai APBD.

Kisah Zemes kembali menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial dan dukungan pemerintah dalam memastikan hak kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Pemkot Sukabumi Ikuti Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK di Banten

Pemerintahan

DPMPTSP Sukabumi Dorong RDTR Digital untuk Percepat Investasi dan Ramah Lingkungan ‎

Pemerintahan

‎170 Rumah Warga Darmareja Sukabumi Belum Berlistrik, Pemdes Ajukan ke Jabar Caang

Pemerintahan

Sumpah Pemuda: TMMD Kodim 0622 Sukabumi Tanamkan Nasionalisme ke Pelajar MTs

Pemerintahan

Imigrasi Tetapkan “Beranda Imigrasi” untuk 254 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Pemerintahan

Cegah WNA Overstay, Imigrasi Sukabumi Terapkan Peringatan Otomatis ‎

Pemerintahan

Sumpah Pemuda 2026: Persatuan Generasi Muda Sukabumi Kunci Kemakmuran Merata

Pemerintahan

Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Sukabumi Ajak Generasi Muda Perkuat Kolaborasi