Home / Sosial Ekonomi

Selasa, 2 September 2025 - 13:13 WIB

Viral Kisah Zemes Penderita Hidrosefalus di Sukabumi, Pemdes dan Puskesmas Pastikan Pendampingan

Tangkapan layar kondisi kesehatan Zemes (24), warga Kampung Kopeng Giri Jaya RT 04/10, Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kisah pilu seorang  bernama Zemes (24), warga Kampung Kopeng Giri Jaya RT 04/10, Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menjadi viral di media sosial. Dalam unggahan akun Facebook  @Wijaya & Kristiawan melalui, disebutkan Zemes yang diduga menderita hidrosefalus terpaksa berhenti berobat karena keterbatasan biaya. Keluarga dikabarkan kesulitan ekonomi setelah lima tahun berjuang membiayai pengobatan.

Menanggapi hal tersebut, Camat Warungkiara Ali Murtado memberikan klarifikasi. Menurutnya, kasus Zemes bukan kali pertama menjadi sorotan publik.

“Ini yang kedua kalinya. Dulu pun pernah viral, dan pemerintah sudah turun langsung, sudah berkunjung, bahkan berupaya membawa pasien ke rumah sakit. Namun, pihak keluarga menolak dengan alasan tidak ada yang bisa menunggu di rumah sakit,” ungkap Ali Murtado, Selasa (2/9/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/baznas-award-2025-bupati-sukabumi-raih-kepala-daerah-pendukung-gerakan-zakat/

Kepala Puskesmas Warungkiara, Hudrimi, menegaskan pihaknya telah melakukan pendampingan dan memantau kondisi kesehatan Zemes. “Saya sudah berkunjung pada Minggu, 24 Agustus 2025, dan kondisi Zemes sudah saya laporkan langsung kepada pimpinan,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Warungkiara bersama Puskesmas mengaku terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik dalam penanganan kesehatan Zemes.

Hal senada disampaikan Puskesos Desa Girijaya, Teten. Menurutnya, pemerintah desa juga telah memberikan perhatian melalui berbagai program bantuan.

Baca:https://mediaaksara.id/muktamar-ii-iqomah-nusantara-digelar-di-sukabumi-merajut-khidmah-melanjutkan-perjuangan-pangersa-uwa/

“Pemerintah desa sudah melakukan yang terbaik untuk keluarga Zemes, seperti memberikan bantuan BLT Dana Desa. Saat ini pun kami sedang mengupayakan keikutsertaan Zemes dalam program BPJS agar bisa meringankan biaya pengobatan,” kata Teten.

Kasus Zemes menjadi perhatian masyarakat sekaligus sorotan terhadap pentingnya sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan program jaminan sosial dalam membantu warga kurang mampu yang menghadapi penyakit kronis.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Pilu Dua Anak Tinggal di Rutilahu Sukabumi, Kakek Sakit: Potret Kemiskinan di Nagrak Akhirnya Ditangani Kemensos

Sosial Ekonomi

PLN dan YBM PLN Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kadudampit

Sosial Ekonomi

156 Anak dari 30 Kecamatan Ikuti Khitanan Massal HJKS ke-156 di Pendopo Sukabumi ‎

Sosial Ekonomi

Polsek Jampangkulon Rutin Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Box ke Warga

Sosial Ekonomi

PLN Sukabumi Kirim Bantuan ke NTT, Trauma Healing Jadi Dukungan bagi Anak Korban Bencana ‎

Sosial Ekonomi

Tagana Dinsos Asesmen Rutilahu Ibu Jijah di Ciambar, Dorong Penanganan dan Bansos bagi Warga Rentan di Sukabumi

Sosial Ekonomi

Bedah Rutilahu DPU Sukabumi di Gegerbitung, Kades Caringin dan Camat Apresiasi Giat Sosial Hari Bakti PU  ‎

Sosial Ekonomi

Bantuan Sosial Bah Jumha Disalurkan PDIP Sukabumi, Warga Soroti Rumah Tak Layak Huni