Home / Peristiwa

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:28 WIB

Terbongkar! Pemuda di Sukabumi Simpan Sabu dan Ribuan Obat Terlarang di Lemari Pakaian

Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota tangkap pemuda miliki sabu dan 3.000 butir obat keras terbatas (OKT) / Foto : Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota gencar memberantas peredaran narkotika. Seorang pemuda berinisial Ridwan bin Dedi Supriadi (25), warga Kampung Babakan, Desa Sukamanah, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, ditangkap setelah kedapatan menyimpan sabu dan ribuan butir obat keras terbatas (OKT) tanpa izin edar di kediamannya.

Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Sukaraja dan Gegerbitung. Kepala Satres Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menjelaskan penangkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap gerak-gerik tersangka di Jalan Cimuncang, Desa Pasirhalang, Sukaraja, pada Kamis malam, 17 Juli 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

“Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan satu paket sabu seberat 0,44 gram yang dibungkus solatif putih, serta satu unit ponsel Oppo,” ungkap AKP Tenda, Rabu (30/7/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/kejari-sukabumi-terima-tahap-ii-kasus-5-000-slop-rokok-ilegal-kerugian-negara-capai-rp19-miliar/

Tersangka mengaku narkoba jenis sabu diperoleh dari seseorang berinisial Tobem, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Polisi kemudian bergerak cepat melakukan penggeledahan di rumah pelaku di Gegerbitung. Dari lemari pakaian di kamar Ridwan, ditemukan 500 butir Tramadol dan 570 butir Hexymer. Tak berhenti di situ, pengembangan lanjutan pada Sabtu, 19 Juli 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, kembali mengungkap tambahan 1.500 butir Tramadol dan 430 butir Hexymer.

Ridwan mengaku seluruh obat-obatan itu diperoleh dari seorang pemasok bernama Darmadi, yang juga kini ditetapkan sebagai DPO dan tengah diburu pihak kepolisian.

Barang bukti yang diamankan antara lain: 1 paket sabu seberat 0,44 gram, 2.000 butir Tramadol, 1.000 butir Hexymer, dan 1 unit handphone merek Oppo.

Baca: https://mediaaksara.id/deadlock-mediasi-59-eks-pekerja-pt-pangrango-vs-koordinator-hukum-jabar-istimewa-disnakertrans-sukabumi-angkat-bicara/

Saat ini, tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sukabumi Kota. Polisi juga memeriksa saksi, menguji barang bukti di laboratorium, serta menelusuri jaringan narkotika lebih luas. Koordinasi telah dilakukan dengan Polda Jabar untuk memburu para DPO lainnya.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 435 jo Pasal 436 ayat (1) dan (2) UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Kami akan terus kejar hingga ke akar-akarnya. Tidak ada tempat bagi pengedar narkoba di wilayah hukum kami. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan,” tegas AKP Tenda.

 

Reporter: Nald

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Diduga Pembukaan Lahan oleh Oknum, Karhutla Hanguskan 10 Hektare di Simpenan

Peristiwa

Tragedi Maut di Jalur Sukabumi-Bogor, Motor Hilang Kendali dan Hantam Truk Fuso, Satu Tewas

Peristiwa

Tragedi di Sukabumi, Rumah Panggung Terbakar Saat Listrik Padam, Tiga Anak Kakak Beradik Meninggal Dunia

Peristiwa

Gagal Nyalip Truk Kontainer di Jalur Sukabumi-Bogor, Pengendara Supra Tewas Terlindas Ban Belakang

Peristiwa

Warung dan Rumah di Parungkuda Sukabumi Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Pemilik Alami Luka Bakar

Peristiwa

Ngeri! Truk Tronton Hilang Kendali di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Tabrak Motor, Warung hingga Xenia

Peristiwa

Duda Muda di Sukabumi Ditemukan Tewas Tergantung, Pengakuan Keluarga Bikin Haru

Peristiwa

Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Bangun TK di Sukabumi