Home / Peristiwa

Selasa, 25 Maret 2025 - 21:10 WIB

Tawuran Geng Motor di Sukabumi Berujung Maut! Satu Tewas, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku 

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Aksi tawuran geng motor kembali memakan korban jiwa. Bentrokan yang terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (26/2/2025), viral di media sosial. Polisi pun bertindak cepat dengan mengamankan empat pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengungkapkan dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (24/3/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/aji-bandung-biro-sukabumi-kecam-kekerasan-aparat-terhadap-dua-jurnalis-sedang-meliput-aksi-risuh-demo-mahasiswa-di-sukabumi/

Bahwa tawuran ini berawal dari kesepakatan dua kelompok geng motor yang saling menantang lewat media sosial. Setelah menentukan lokasi, mereka berkumpul dan melakukan konvoi sambil membawa berbagai jenis senjata tajam. Bentrokan pun tak terhindarkan, mengakibatkan empat korban luka-luka dan satu korban meninggal dunia.

“Keempat terduga anggota kelompok Allstar ini kami tangkap karena saat kejadian mereka membawa senjata tajam,” terang AKBP Rita Suwadi .

Baca: https://mediaaksara.id/muhibah-ramadhan-1446-h-berakhir-bupati-sukabumi-tegaskan-komitmen-bangun-daerah/

Keempat pelaku yang diamankan adalah AT asal Sukabumi, HI (24) dan FT (25) dari Cibeureum, Kota Sukabumi; serta H (31) dari Cikole, Kota Sukabumi. Mereka ditangkap berdasarkan laporan kepolisian No. LP/A/03/II/2025/SPKT SAT.RESKRIM/Polres Sukabumi Kota/Polda Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Tatang Mulyana, menambahkan bahwa aksi tawuran ini semakin memprihatinkan karena disiarkan langsung di media sosial oleh para pelaku.

Baca: https://mediaaksara.id/dewan-pers-hcb-tak-lagi-punya-legal-standing-ketua-umum-pwi-pusat-berhenti-jangan-permalukan-diri-sendiri/

“Bahkan, yang lebih mirisnya lagi, aksi tawuran ini mereka siarkan langsung di media sosial,” ujar Kasat Tatang Mulyana.

Polisi juga menemukan berbagai senjata tajam yang diduga digunakan oleh kedua kelompok. Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Baca: https://mediaaksara.id/toto-izul-fatah-saatnya-bangsa-indonesia-lakukan-taubat-nasional/

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap aksi kriminal yang meresahkan masyarakat.

“Apabila aksi seperti ini sudah sampai melukai orang lain, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tutup AKBP Rita Suwadi.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pengemudi Ojol Maxim di Sukabumi Diduga Ditembak OTK, Leher Terluka dan Menunggu Operasi ‎

Peristiwa

Tragedi KA Pangrango Tabrak Warga di Cicantayan, Korban Meninggal di Lokasi ‎

Peristiwa

Mobil Tabrak Lima Pejalan Kaki di Jalur Sukabumi–Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

Peristiwa

Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa BEM Nusantara Jabar Gelar Aksi di Sukabumi

Peristiwa

Remaja Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO di Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎

Peristiwa

Damkar Evakuasi Pria 53 Tahun yang Terjatuh ke Sumur di Sukabumi, Korban Selamat

Peristiwa

Kebakaran Lahan Dekat Warga Cibolang Sukabumi, Damkar Padamkan Api di Kebun Bambu dan Ilalang 

Peristiwa

Angkot Terbakar di Cisaat Sukabumi, Pemilik Alami Luka Bakar Usai Terdengar Ledakan