Home / Nasional

Selasa, 18 Februari 2025 - 18:15 WIB

Toto Izul Fatah: Saatnya Bangsa Indonesia Lakukan Taubat Nasional

Ketum Ikatan Alumni Ponpes Ibadurrahman YLPI Tegallega Sukabumi Toto Izul Fatah Sekaligus Peneliti Senior LSI Denny JA / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Berbagai persoalan sedang melanda bangsa Indonesia, baik di pemerintahan maupun di masyarakat. Menurut Ketua Umum Ikatan Alumni Pondok Pesantren Ibadurrahman YLPI Tegallega Sukabumi, Toto Izul Fatah, penyelesaian masalah ini tidak cukup hanya dengan pendekatan ilmiah, tetapi juga memerlukan ikhtiar batin yang bersifat teologis, teleologis, dan eskatologis.

Dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Senin (17/2/2025), Toto menyoroti berbagai persoalan, seperti krisis keuangan negara, praktik korupsi yang meluas, konflik sosial, serta bencana alam di beberapa daerah. Ia menilai kondisi ini seharusnya menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk melakukan introspeksi dan taubat nasional.

“Harus ada kesadaran kolektif bahwa ada yang salah dalam diri kita, baik pemimpin, penegak hukum, wakil rakyat, pengusaha, pendidik, maupun masyarakat,” ujar Toto.

Ia menekankan bahwa taubat nasional sebaiknya dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo sebagai bentuk ajakan kepada seluruh rakyat untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Ini memang bukan kegiatan ilmiah, tapi justru di situlah urgensinya. Jika berbagai upaya lahiriah gagal, maka kita perlu menghadirkan Tuhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Sebagai peneliti senior di LSI Denny JA, Toto meyakini bahwa carut-marut yang terjadi bukan mustahil merupakan akibat dari semakin jauhnya pemimpin dan rakyat dari Tuhan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak malu mengakui dosa dan meminta ampunan kepada Allah atas berbagai kesalahan, termasuk korupsi, penipuan, ketidakadilan, keserakahan, dan penindasan.

Toto juga mengingatkan bahwa jika bangsa ini tidak segera bertaubat, berbagai kesulitan, penderitaan, dan musibah bisa terus berlanjut.

“Kita tidak malu meminta bantuan dari negara lain seperti Timur Tengah, Eropa, atau China. Tapi mengapa kita gengsi meminta bantuan kepada Tuhan, padahal itu gratis? Cukup bertaubat saja,” tandasnya.

Reporter: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

HUT PKB ke-28, Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Nasional dan Sikap Tegas Indonesia Bela Palestina

Nasional

Hotman Paris Mundur Mendadak dari Tim Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Cek Alasan Sebenarnya

Nasional

PWI Tempuh Jalur Hukum, Hotman Paris Dilaporkan atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan ke Polda Metro Jaya

Nasional

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Intimidasi Hotman Paris ke Wartawan di Kejagung Rendahkan Profesi Pers

Nasional

Ironis PSN! 402 SPPG di Sukabumi, Baru 2 Terdaftar BPJS Kesehatan, Komisi IX DPR RI Buka Suara

Nasional

Milad ke-65 IPM Teguhkan Komitmen Membangun Generasi Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak

Nasional

Pemuda Muslimin Indonesia Dukung Presisi, Ingatkan POLRI: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Lewat Narasi

Nasional

Menaker Buka 150 Ribu Kuota Magang, Industri KEK Mandalika Diajak Serap Talenta Muda