Home / Pemerintahan

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:02 WIB

Sukabumi Bergerak! DLH Gencarkan Gerakan Kota Bersih dari Hulu ke Hilir Akhiri Sampah Sembarangan

Kepala DLH Kota Sukabumi Asep Irawan gencarkan gerakan “Kota Bersih dari Hulu ke Hilir” demi wujudkan kota bebas sampah / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menggencarkan gerakan besar bertajuk “Kota Bersih dari Hulu ke Hilir” guna menekan perilaku membuang sampah sembarangan dan memperkuat sistem pengelolaan lingkungan di tingkat masyarakat.

Kepala DLH Kota Sukabumi, Asep Irawan, mengungkapkan hingga saat ini, tingkat pengelolaan sampah di lingkungan baru mencapai 23 persen, sementara sebagian besar masih berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bahkan, sekitar 8 persen sampah masih dibuang sembarangan ke lahan kosong, selokan, hingga sungai.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius. Karena itu, kami terus menggalakkan pengelolaan sampah berbasis lingkungan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujar Asep, Senin (20/10/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/koni-kabupaten-sukabumi-mantapkan-strategi-dan-kekompakan-hadapi-porprov-jabar-2025/

Sebagai langkah nyata, Pemkot Sukabumi bersama DLH melakukan sosialisasi masif ke berbagai wilayah, melibatkan langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi. Edukasi publik difokuskan pada pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

“Pengelolaan sampah bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” jelasnya.

DLH juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang sudah beroperasi di sejumlah wilayah. Evaluasi ini penting untuk menilai efektivitas, sekaligus mengidentifikasi kekurangan yang perlu dibenahi.

“Kami sudah memetakan wilayah yang belum memiliki TPS3R. Ke depan, di lokasi-lokasi tersebut akan dibangun TPS3R baru agar masyarakat punya akses membuang sampah dengan benar,” kata Asep.

Baca: https://mediaaksara.id/konflik-agraria-di-sukabumi-petani-tenjojaya-tuding-pt-bogorindo-rusak-lahan-garapan/

Selain itu, DLH mendorong optimalisasi TPS3R lama agar bisa menghasilkan produk bernilai ekonomi, seperti kompos dari sampah organik dan barang daur ulang dari sampah anorganik.

Keterbatasan armada pengangkut menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengatasinya, DLH mengembangkan sistem pengangkutan berbasis roda sampah atau gerobak lingkungan.

“Tidak semua wilayah bisa dijangkau mobil operasional. Karena itu, kami maksimalkan penggunaan gerobak sampah di lingkungan. Dari titik kumpul di TPS3R, barulah diangkut ke TPA oleh kendaraan DLH,” terang Asep.

 

Reporter: Ronald Alexander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

38 Persen Desa di Sukabumi Tertib Penatausahaan Aset, DPMD Percepat Inventarisasi Berbasis SIPADES

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan Terlantar dan Transportasi Daerah

Pemerintahan

Galaksi PKBM Sukabumi 2026 Tampilkan Bakat Siswa dan Bukti Kualitas Pendidikan Kesetaraan 

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Bappenas, Dorong Percepatan Pembangunan Terintegrasi dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Ketua FSKS Sukaraja Terpilih, Perkuat Sinergi Wujudkan Kecamatan Sehat dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Reses DPRD Sukabumi Dibanjiri Keluhan Warga, Wakil Rakyat: Jangan Takut Kritik dan Soroti Infrastruktur hingga Biaya Pendidikan

Pemerintahan

Pedestrian Kawasan Setukpa Sukabumi Ditata Modern Senilai 2,4 M, DPUTR Target Rampung Jelang HUT RI

Pemerintahan

DKIP Kabupaten Sukabumi Perkuat Keterbukaan Informasi dan SP4N LAPOR Tingkatkan Akuntabilitas Pelayanan Publik