Home / Kabar Daerah

Sabtu, 26 Juli 2025 - 17:06 WIB

Sinergi Petani dan Riset: Sukabumi Jadi Model Penguatan Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Pupuk Hayati

Sosialisasi Pupuk Hayati “Lumbung Rahayu” di Sukabumi/ Foto MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Kolaborasi antara PT. Biogreen Agro Nusa, Yayasan Anugrah Alam, dan Lumbung Rahayu melahirkan inovasi dalam dunia pertanian melalui peluncuran pupuk hayati “Lumbung Rahayu”. Sosialisasi produk dilakukan dalam forum dialog yang digelar pada Sabtu, 27 Juli 2025 di Tuna Bakar Cafe & Resto, Jl. Lingkar Selatan No. 11, Kota Sukabumi.

Kegiatan dihadiri peneliti dari BRIN, Ahmad Fauzi sekaligus perwakilan PT. Biogreen Agro Nusa, Ariswanto selaku Ketua Lumbung Rahayu, Agung Rahman Nurdin dari Yayasan Restu Anugrah Alam serta sejumlah ketua Gapoktan dari Kecamatan Nyalindung dan Sagaranten.

Pertemuan bertujuan menyosialisasikan pemanfaatan pupuk hayati sebagai solusi alternatif ramah lingkungan serta meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian dengan biaya murah hasil melimpah.

Baca: https://mediaaksara.id/bupati-asep-japar-dukung-kampung-melon-sukajaya-potensi-pertanian-modern-jadi-kebanggaan-sukabumi/

Dalam sambutannya, Agung Rahman Nurdin menekankan pentingnya sinergi antara dunia riset, pelaku usaha, dan petani sebagai garda terdepan menjaga ketahanan pangan nasional.

Pemaparan produk dilakukan oleh tim dari PT. Biogreen Agro Nusa yang memperkenalkan teknologi mikroba unggulan yang terkandung dalam pupuk hayati “Lumbung Rahayu”.

Baca: https://mediaaksara.id/perpres-6-2025-pemkab-sukabumi-perkuat-pengawasan-distribusi-pupuk-subsidi-demi-kendalikan-inflasi-dan-dukung-petani-kecil/

Sementara itu, Ahmad Fauzi memaparkan penjelasan ilmiah terkait efektivitas pupuk hayati dalam memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan hasil panen secara alami.

Ketua Lumbung Rahayu, Ariswanto turut memberikan arahan teknis mengenai strategi aplikasi pupuk di berbagai jenis lahan, serta proyeksi peningkatan hasil tani jika digunakan secara konsisten. Para peserta dari Gapoktan pun aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan seputar efisiensi biaya produksi dan teknik penggunaan yang tepat.

Baca: https://mediaaksara.id/kadispar-sukabumi-apresiasi-umkm-batik-sukabumi-kreasi-ekonomi-kreatif-haki-jadi-kunci-daya-saing/

Kesimpulan dari pertemuan sosialisasi pupuk hayati antara lain:

1. Gapoktan menyambut positif penggunaan pupuk hayati “Lumbung Rahayu” sebagai alternatif pertanian berkelanjutan.

2. Akan dilaksanakan uji coba lapangan (demo plot) di sejumlah desa dengan dukungan sampel pupuk dari Lumbung Rahayu dan Yayasan Anugrah Alam.

3. Kelompok tani yang berminat akan mendapatkan pendampingan teknis terkait cara aplikasi pupuk.

4. Direncanakan pembentukan forum komunikasi antar Gapoktan untuk pertukaran pengalaman dan penguatan kerja sama.

 

Reporter : Azriel B. Rahman

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Sungai Cikaso Digempur Mesin Sedot, Pemdes Datar Nangka Minta Satpol PP Sukabumi Turun Tangan

Kabar Daerah

Syukuran Bumi Pasirpanjang Didorong Jadi Ikon Hari Tani Kabupaten Sukabumi ‎

Kabar Daerah

HJKS ke-156 di Jampangkulon Semarak, Warga Ikuti Jalan Santai hingga Layanan Publik ‎

Kabar Daerah

Syukuran Bumi Pasir Panjang Perkuat Tradisi dan Ketahanan Pertanian Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Festival Bonsai Nasional Semarakkan HJKS ke-156, Sukabumi Bidik Poros Bonsai Indonesia

Kabar Daerah

Bukan Sekadar Touring, Bupati Sukabumi Turun Temui Warga dari Cikembar hingga Ujunggenteng ‎

Kabar Daerah

CCTV Warga Bongkar Sindikat Curanmor di Sukabumi, 12 Tersangka Ditangkap

Kabar Daerah

Waduh! Saat Ruang Kerja Berubah Jadi Ruang Karaoke, Wakapolres: Sekdishub Sukabumi Resmi Tersangka