Home / Pemerintahan

Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:51 WIB

Kadispar Sukabumi Apresiasi UMKM Batik Sukabumi: Kreasi Ekonomi Kreatif & HAKI Jadi Kunci Daya Saing

Kadispar kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi dorong UMKM Batik lokal untuk naik kelas lewat penguatan HAKI dan pengembangan motif khas Kasukabumian / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengapresiasi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang naik kelas, khususnya di sektor ekonomi kreatif batik. Ia berharap kemajuan UMKM berjalan seiring dengan peningkatan sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Produk UMKM seperti Batik Sagara ini sudah sangat bagus. Kualitas bahan hingga desainnya mencerminkan nilai kearifan lokal Kasukabumian, meski belum ditetapkan secara resmi sebagai motif khas daerah,” ujar Sendi saat meninjau produk Batik Sagara Sukabumi mendampingi Bupati Sukabumi di Aula Universitas Nusa Putra, Kamis (24/7/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/sikumis-diluncurkan-jurus-sukabumi-naikkan-kelas-umkm-di-era-digital/

Kepada MediaAksara, Sendi juga menekankan pentingnya orisinalitas dalam dunia batik. Ia mengingatkan pelaku UMKM batik agar fokus pada penciptaan brand dan desain sendiri, bukan menjiplak karya lain.

“Kreativitas penciptaan harus diolah dari proses sendiri, bukan hasil tiruan. Ciptakan desain, lalu daftarkan ke HAKI agar memiliki perlindungan hukum,” tegasnya.

Sukabumi sendiri mulai dikenal dengan batik bermotif kearifan lokal, termasuk unsur pegunungan, laut selatan, hingga budaya Sunda buhun. Upaya mendorong penguatan motif batik Sukabumi melalui HAKI dan aplikasi digital seperti SimpaTIK menjadi langkah strategis agar batik lokal dapat bersaing di pasar nasional maupun global.

Baca: https://mediaaksara.id/perkuat-perlindungan-anak-umkm-sukabumi-dp3a-wujudkan-konvensi-hak-anak-dan-perahu-kertas/

Menurut Usu Sebastian, UMKM Sagara Batik (Fordan) sendiri merupakan salah satu dari tiga UMKM yang dibina Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui kerja sama dengan Batik Fractal. Mereka kini menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen TIK (SimpaTIK)

“Dengan adanya UMKM Naik Kelas 2025 yang digelar DKUKM, kami terbantu dalam ajang promosi atau penjualan batik. Jadi bukan hanya berkreasi, tapi juga bersilaturahmi,” ungkap CEO Sagara Batik Sukabumi.

 

Reporter : De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

38 Persen Desa di Sukabumi Tertib Penatausahaan Aset, DPMD Percepat Inventarisasi Berbasis SIPADES

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan Terlantar dan Transportasi Daerah

Pemerintahan

Galaksi PKBM Sukabumi 2026 Tampilkan Bakat Siswa dan Bukti Kualitas Pendidikan Kesetaraan 

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Bappenas, Dorong Percepatan Pembangunan Terintegrasi dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Ketua FSKS Sukaraja Terpilih, Perkuat Sinergi Wujudkan Kecamatan Sehat dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Reses DPRD Sukabumi Dibanjiri Keluhan Warga, Wakil Rakyat: Jangan Takut Kritik dan Soroti Infrastruktur hingga Biaya Pendidikan

Pemerintahan

Pedestrian Kawasan Setukpa Sukabumi Ditata Modern Senilai 2,4 M, DPUTR Target Rampung Jelang HUT RI

Pemerintahan

DKIP Kabupaten Sukabumi Perkuat Keterbukaan Informasi dan SP4N LAPOR Tingkatkan Akuntabilitas Pelayanan Publik