DP3A dan Motekar Perkuat Ketahanan Keluarga di Sukabumi / Foto : Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat sinergi dengan Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar) dalam upaya memperkokoh ketahanan keluarga di masyarakat.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menyambut baik peran Motekar sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta fasilitasi bagi keluarga yang menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan psikologis.
“Kami mengapresiasi dedikasi dan kontribusi Motekar dalam membantu mewujudkan keluarga yang lebih harmonis, mandiri, dan sejahtera. Dengan adanya Motekar, diharapkan berbagai permasalahan yang dihadapi keluarga, khususnya yang berkaitan dengan perempuan dan anak, dapat diminimalisir melalui pendekatan yang lebih humanis dan berbasis komunitas,” ujarnya, pada Senin (17/02/2025).
DP3A berkomitmen untuk terus mendukung serta berkolaborasi dengan Motekar melalui berbagai pelatihan, pembinaan, dan koordinasi yang lebih intensif.
“Semoga dengan sinergi yang baik, ketahanan keluarga semakin kuat dan mampu menjadi pondasi utama dalam pembangunan masyarakat yang lebih berkualitas,” tambahnya.
Ketua Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar) Kabupaten Sukabumi, Budi Efendi, menjelaskan bahwa Motekar telah berperan aktif sejak tahun 2015 setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK) langsung dari Gubernur Jawa Barat.
“Motekar Kabupaten Sukabumi selalu berkolaborasi dalam setiap kegiatan DP3A, P2TP2A, dan PPA Polres. Alhamdulillah, kami selalu hadir dalam berbagai program seperti P2WKSS, Perahu Kertas, dan Kabupaten Layak Anak (KLA),” ujarnya di Kantor DP3A Kabupaten Sukabumi.
Lebih lanjut, Budi yang merupakan warga Desa Sukaraja menambahkan bahwa kegiatan utama Motekar adalah edukasi bagi keluarga yang rentan terhadap kasus kekerasan.
“Misalnya dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau stunting, kami bekerja sama dengan kader di kecamatan maupun desa,” tambahnya.
Saat ini, Motekar telah hadir di 17 kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan tujuan membantu permasalahan yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
“Adapun program sinergi untuk tahun 2024 dan selanjutnya, kami menunggu arahan dari DP3A. Ketika ada kegiatan yang dibuat DP3A Kabupaten Sukabumi, insyaallah kami selalu siap mendukung,” pungkasnya.
Reporter: Anggita ZA. Rahman







