Stafsus Menteri Transmigrasi RI menyerahkan Sertipikat Hak Milik (SHM) warga Transmigrasi Lokal Desa Curug Luhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID -Setelah menanti lebih dari dua dekade, warga transmigrasi lokal di Desa Curug Luhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi akhirnya menerima Sertipikat Hak Milik (SHM)Sertipikat Hak Milik (SHM) atas lahan yang mereka tempati sejak 2001. Penyerahan simbolis dilakukan dalam kunjungan kerja Staf Khusus Menteri Transmigrasi Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi, Iti Octavia Jayabaya, pada Rabu (23/7/2025).
“Penyerahan SHM merupakan upaya pemerintah memberikan kepastian hukum atas lahan transmigrasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Iti Octavia.
Sebanyak 20 warga menerima sertifikat SHM secara simbolis. Penyerahan diharapkan membawa manfaat, mulai dari peningkatan taraf hidup, pertumbuhan ekonomi, hingga pemerataan pembangunan di wilayah Sagaranten.
Baca: https://mediaaksara.id/disorot-digugat-ketua-ipsi-sukabumi-budi-azhar-buka-suara/
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyampaikan apresiasi atas diterbitkannya SHM bagi warga transmigrasi lokal. Ia menilai langkah ini mendukung cita-cita transmigrasi dalam pemerataan penduduk dan pembangunan.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi sangat mendukung. Semoga SHM menjadi awal peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sekda Ade.
Baca: https://mediaaksara.id/vendor-sampah-jadi-tersangka-ke-4-kasus-korupsi-dlh-sukabumi-makin-melebar/
Ia menambahkan, transmigrasi lokal sejatinya bertujuan mengurangi kepadatan penduduk di daerah asal serta membuka peluang ekonomi baru di daerah tujuan.
Kepala Desa Curug Luhur, Deni Jayawiguna, yang hadir mewakili masyarakat, menyebut SHM menjadi bentuk nyata legalitas kepemilikan tanah warga.
Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kepala Kantah ATR/BPN, Plt. Kepala Disnakertrans Sukabumi, serta Camat Sagaranten.
Sumber: Diskominfo Kab. Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







