Home / Nasional

Jumat, 21 Maret 2025 - 17:31 WIB

Seminar SMSI Dorong RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional, Dukungan Mengalir di Universitas Diponegoro

Universitas Diponegoro Dukung Seminar SMSI Agar RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terus menggalang dukungan untuk pengusulan RM Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional. Setelah sukses menggelar Seminar Kabupaten di Purwokerto pada Selasa (18/3/2025), SMSI kini menyelenggarakan Seminar Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Art Center Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Kamis (20/3/2025).

Seminar usulan RM Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain:

Baca:https://mediaaksara.id/demo-tolak-uu-tni-di-sukabumi-ricuh-wartawan-dijegal-sempat-dicekik-oknum-mahasiswa-rektor-ummi-minim-edukasi-mahasiswa-jaga-nilai-kesopanan-dan-hak-jurnalis/

Radik Karsadiguna,Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemensos RI, mewakili Menteri Sosial RI

Imam Syakur, Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, mewakili Gubernur Jawa Tengah

Aryanto Suwondo Geni, Kepala BNI Regional Yogyakarta

Prof. Wijayanto, Wakil Rektor IV Undip

Prof. Alamsyah, Dekan FIB Undip

Prof. Suradi Wijaya, Dr. Sartono, Dr. Abdul Kohar, Mudzakir, Guru besar Undip dan Perwakilan Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, dan PW Ansor Jawa Tengah.

Baca: https://mediaaksara.id/anyaman-bambu-kampung-batu-sirap-warisan-unik-desa-semplak-sukabumi/

Ketua SMSI Jawa Tengah, KRA. Samsul Arifin, menyampaikan apresiasi kepada Undip, Bank BNI, serta seluruh tamu undangan yang mendukung acara ini.

“Saya mewakili Ketua SMSI Pusat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung seminar ini, terutama kepada Kementerian Sosial RI, Universitas Diponegoro, Bank BNI, serta para narasumber dan tamu undangan yang hadir,” ujarnya.

Samsul menegaskan bahwa seminar ini adalah bagian dari upaya menghormati perjuangan RM Margono. “Kita berkumpul di Undip ini karena cinta dan hormat kepada beliau. Kami mohon dukungan dalam memperjuangkan pengusulan RM Margono sebagai Pahlawan Nasional,” tandasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/tangis-sunyi-ibu-atikah-hidup-sebatang-kara-dalam-derita-yang-menggerogoti/

Kepala Regional BNI Yogyakarta dan Jawa Tengah, Aryanto Suwondo Geni, menyatakan bahwa RM Margono adalah tokoh penting dalam sejarah ekonomi Indonesia.

“Beliau adalah pendiri Bank Negara Indonesia dan berkontribusi besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kami bangga atas jejak perjuangan beliau dan mendukung penuh pengusulan ini,” kata Aryanto.

Ia juga menambahkan bahwa BNI didirikan pada tahun 1946, saat RM Margono menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung RI.

Baca: https://mediaaksara.id/heboh-pungli-pengendara-di-jembatan-bojongkopo-diminta-rp100-ribu-tim-gabungan-sidak/

“Sebagai bagian dari keluarga besar BNI, kami merasa bangga bahwa banyak pihak melakukan kajian atas jasa-jasa beliau untuk diusulkan sebagai Pahlawan Nasional. Dengan semangat kebangsaan yang tinggi, seminar ini menjadi langkah penting dalam memperjuangkan pengakuan tersebut,” tutup Aryanto.

 

Reporter : Anggita TA. Rahman

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

KPK Soroti Celah Korupsi Sistemik, Rekomendasi Bisa Mandek Tanpa Komitmen Lembaga

Nasional

Kepergian Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang: Dedikasi, Persatuan, dan Pesan Kehidupan Insan Pers

Nasional

Duka Nasional! Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Dunia Pers Berduka

Nasional

Viral Jelang 1 April! Isu BBM Naik Rp17 Ribu Bikin Panik, Pertamina Angkat Bicara

Nasional

Idulfitri 2026 Jatuh Kapan? Sidang Isbat 19 Maret Jadi Penentu Resmi 1 Syawal 1447 H

Nasional

Teladan Ramadan! Presiden Prabowo Serahkan Zakat di Istana Negara, Ajak Bangun Kekuatan Sosial Umat Lewat Baznas

Nasional

HUT ke-1 Danantara, Presiden Prabowo: Sovereign Wealth Fund Indonesia Kini Masuk Jajaran Terbesar Dunia

Nasional

Safari Ramadan di Ponpes Azzainiyyah, Bahlil Lahadalia: Pesantren Benteng Pancasila dan Masa Depan Bangsa