Home / Kabar Daerah

Jumat, 21 Maret 2025 - 10:01 WIB

Demo Tolak UU TNI di Sukabumi Ricuh! Wartawan Dijegal Sempat Dicekik Oknum Mahasiswa, Rektor UMMI : Minim Edukasi Mahasiswa Jaga Nilai Kesopanan Dan Hak Jurnalis

Demo Mahasiswa Tolak UU TNI di DPRD Kota Sukabumi, Kamis (20/03) / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Insiden bentrokan antara mahasiswa dan jurnalis mewarnai aksi demonstrasi menolak pengesahan UU TNI di Kota Sukabumi. Kericuhan dipicu oleh kesalahpahaman terkait peliputan jurnalistik, yang berujung pada tindakan tidak menyenangkan terhadap wartawan yang tengah bertugas.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Sukabumi, Apit Haeruman, menjelaskan bahwa insiden bermula saat jurnalis mendokumentasikan proses evakuasi seorang mahasiswa yang pingsan di tengah aksi. Sejumlah mahasiswa yang tidak diketahui identitasnya kemudian melontarkan kata-kata kasar dan berusaha menghalangi peliputan.

Baca: https://mediaaksara.id/pantang-lelah-prajurit-yonif-754-kostrad-jelajahi-medan-berat-menjelang-buka-puasa/

“Teman-teman kami hanya menjalankan tugas jurnalistik, tetapi ada mahasiswa yang berteriak dan bahkan menarik tas salah satu wartawan,” ungkap Apit, Kamis (20/3/2025) malam.

Situasi semakin memanas ketika Apit mencoba menegur mahasiswa yang diduga melakukan tindakan tersebut. Ketegangan pun berujung pada bentrokan fisik, bahkan Apit sendiri menjadi korban kekerasan.

Baca: https://mediaaksara.id/tangis-sunyi-ibu-atikah-hidup-sebatang-kara-dalam-derita-yang-menggerogoti/

“Saya sempat dicekik dalam insiden itu. Tapi saya anggap ini sebagai situasi chaos yang tidak terkendali,” katanya.

Menurut Apit, kejadian ini mencerminkan kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kode etik jurnalistik dan hak jurnalis dalam meliput peristiwa di ruang publik. Ia menegaskan bahwa kerja pers dilindungi oleh undang-undang dan justru membantu menyuarakan aspirasi mahasiswa.

Baca: https://mediaaksara.id/heboh-pungli-pengendara-di-jembatan-bojongkopo-diminta-rp100-ribu-tim-gabungan-sidak/

“Kami bukan musuh mereka. Justru kami membantu menyuarakan perjuangan mereka agar lebih luas terdengar,” tegasnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) , Andri Moewashi Idharoel Haq, menilai insiden ini menunjukkan perlunya edukasi lebih lanjut bagi mahasiswa mengenai peran dan hak jurnalis.

“Saya rasa banyak mahasiswa yang tidak tahu bahwa media memiliki perlindungan hukum saat meliput di ruang publik. Tidak ada yang boleh menghalangi mereka,” ujarnya.

Baca:https://mediaaksara.id/yonarmed-13-kostrad-gelar-uji-terampil-jabatan-prajurit-diuji-ketangguhannya-di-bulan-ramadan/

Ia juga menekankan bahwa kebebasan berekspresi harus tetap diiringi dengan etika yang baik dalam menyampaikan aspirasi.

“Demokrasi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk bersuara, tetapi nilai-nilai kesopanan harus tetap dijaga. Jangan sampai emosi menguasai dan menyebabkan tindakan yang merugikan,” katanya.

Baca: https://mediaaksara.id/lansia-terlantar-tiga-hari-dievakuasi-ke-panti-aura-welas-asih/

Pasca-insiden ini, perwakilan mahasiswa akhirnya bertemu dengan jurnalis dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Kedua belah pihak sepakat menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran agar aksi-aksi ke depan lebih tertib dan tetap menghormati kebebasan pers.

“Kami harap ada edukasi lebih lanjut agar mahasiswa memahami pentingnya kebebasan pers dan kode etik jurnalistik. Dengan begitu, kejadian seperti ini tidak akan terulang,” tutup Andri.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎