Home / Kabar Daerah

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:32 WIB

Selebaran Aksi 3 Aliansi Batal: Polres Sukabumi Gercep Amankan Lapas Warungkiara

Kabag Ops Polres Sukabumi, Kompol Dedi Suyadi diwawancara awak media di area Lapas kelas II Warungkiara / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Potensi kerawanan di Lapas Kelas IIA Warungkiara membuat Polres Sukabumi bergerak cepat. Selebaran aksi (flyer) yang sejak semalam beredar luas di media sosial langsung memicu langkah pengamanan berlapis, meski tidak ada satu pun pemberitahuan resmi dari pihak penggagas aksi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga aliansi yang tercantum dalam selebaran KOALISI, GMKG, dan Aliansi Rakyat menyatakan batal melakukan orasi di Lapas Kelas IIA Warungkiara. Sebelumnya, mereka dijadwalkan menyampaikan aspirasi pada Kamis, 11 Desember 2025, dengan estimasi massa sekitar 300 orang.

Kabag Ops Polres Sukabumi, Kompol Dedi Suyadi, menegaskan pihaknya tidak menunggu aksi benar-benar terjadi untuk mengambil langkah. Beredarnya poster ajakan aksi saja sudah cukup menjadi dasar penurunan personel.

Baca: https://mediaaksara.id/pantai-cempaka-ratu-surga-sunset-baru-di-kawasan-geopark-ciletuh-murah-asri-dan-bertumpu-pada-kearifan-lokal/

“Pengamanan ini kita turunkan karena ada player yang beredar di media sosial terkait rencana aksi di Lapas Warungkiara. Kita respon sebagai pelayanan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan Polres Sukabumi menerapkan pola pengamanan dua kali lipat dari jumlah massa yang tertera di selebaran untuk memastikan situasi tetap kondusif. Jika selebaran mencantumkan 30 orang, maka minimal 60 personel disiagakan.

“Kita merespon sesuai apa yang tertera di player itu. Kalau player (pendemo) 30 orang, kita dua kali lipatkan personel yang berjaga,” ungkapnya.

Baca: https://mediaaksara.id/modus-arisan-berkedok-investasi-terkuak-kerugian-capai-rp500-juta-kasus-resmi-naik-penyidikan-2/

Namun dinamika di lapangan berubah cepat. Laporan terakhir dari Intelkam Polres Sukabumi menyatakan aksi dari tiga aliansi tersebut dibatalkan. Hasil konfirmasi kepada pihak penyebar selebaran menguatkan bahwa kegiatan hari ini tidak jadi digelar.

“Informasi dari Intel, setelah dikonfirmasi ke yang bersangkutan, aksi hari ini dibatalkan,” jelas Kompol Dedi.

Ia menambah­kan hingga saat ini tidak ada pemberitahuan resmi apa pun yang dilayangkan ke Polres Sukabumi. Padahal, sesuai aturan, pemberitahuan minimal harus disampaikan tiga hari sebelum aksi.

Baca: https://mediaaksara.id/waduh-kasus-dugaan-sodomi-anak-di-sukabumi-ibu-korban-minta-keadilan-polisi-telusuri-saksi/

“Betul, tidak ada pemberitahuan kepada kami. Seyogyanya ada pemberitahuan ke Unit Intel minimal tiga hari sebelumnya agar kami dapat mempersiapkan vloting kekuatan personel,” tutur­nya.

Meski aksi batal, Polres Sukabumi tetap menyiagakan personel di sekitar Lapas Warungkiara sebagai langkah antisipasi mencegah potensi kerawanan.

“Tetap kita siagakan personel. Karena keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas kami,” tutup Kompol Dedi Suyadi.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar

Kabar Daerah

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Sukabumi Justru Terima Setengahnya, Ada Apa di Balik Rantai Distribusi?

Kabar Daerah

Operasi Lebih Aman di RSUD Jampangkulon, Peran Dokter Anestesi Jadi Kunci Keselamatan Pasien