Home / Kabar Daerah

Sabtu, 1 Maret 2025 - 19:27 WIB

Rakor Pemdes Jayanti dan Muspika Palabuhanratu: Bahas Tata Tertib Ramadan, ZIS, dan Penanganan ODGJ

Rakor Pemdes Jayanti dan Muspika Palabuhanratu: Bahas Tata Tertib Ramadan, ZIS, dan Penanganan ODGJ / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Jayanti bersama Muspika Palabuhanratu menggelar rapat koordinasi (Rakor) membahas tata tertib Ramadan 1446 H, pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di aula kantor Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Desa Jayanti, Nandang, menjelaskan bahwa Rakor ini bertujuan untuk menghadapi berbagai situasi menjelang bulan suci Ramadan serta memastikan langkah-langkah yang tepat dalam menangani ODGJ di wilayah desa.

Baca : https://mediaaksara.id/dukun-pengganda-uang-di-sukabumi-tipu-warga-ratusan-juta-lbh-dkr-siap-tempuh-jalur-hukum/

Dalam Rakor tersebut, Pemdes Jayanti menegaskan akan mengeluarkan surat edaran kepada pemilik warung nasi dan rumah makan terkait jam operasional selama Ramadan.

“Selama bulan suci Ramadan, warung nasi hanya diperbolehkan buka mulai pukul 16.00 WIB hingga 04.00 WIB. Tidak boleh ada warung yang buka di siang hari,” ujar Nandang pada Rabu (26/02/2025). Selain itu, pengawasan terhadap penjual jamu juga akan diperketat guna mengantisipasi peredaran minuman keras.

Baca: https://mediaaksara.id/hilal-tak-terlihat-di-sukabumi-pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1446-h-jatuh-pada-1-maret-2025/

Selain membahas tata tertib Ramadan, Rakor ini juga membahas penanganan ODGJ di Desa Jayanti. Nandang mengungkapkan bahwa dari 14 warga yang terdata sebagai ODGJ, 13 di antaranya sudah dalam tahap pemulihan dan tidak lagi meresahkan masyarakat.

Namun, perhatian khusus diberikan kepada seorang warga bernama Mustofa (Opa), yang terkadang masih meresahkan warga.

“Kami sudah beberapa kali menangani Mustofa. Dia pernah dibawa ke Yayasan Bina Insan di Perum Taman Sari, juga pernah mendapat perawatan di Bogor, namun, ia kerap kabur,” jelas Nandang.

Baca: https://mediaaksara.id/baznas-kabupaten-sukabumi-rayakan-hut-ke-24-bertajuk-cahaya-zakat-keajaiban-muzaki-dan-mustahik/

Sebagai langkah antisipasi, Pemdes Jayanti mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan keberadaan Mustofa agar dapat ditangani lebih lanjut.

Dengan adanya Rakor ini, diharapkan ketertiban selama Ramadan dapat terjaga, dan penanganan ODGJ di Desa Jayanti dapat lebih optimal.

Koresponden : A. Tpk

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kuasa Hukum Mitra SPPG Nagrak Utara 3 Sukabumi Bantah Klaim Yayasan, Persoalkan Akta Pinjam Bendera

Kabar Daerah

Babak Baru Sengketa SPPG Nagrak Utara 3 Sukabumi, Dua Yayasan Berbeda Versi soal Legalitas Pengelolaan MBG ‎

Kabar Daerah

Krisis Air Bersih Warga Bojong Sukabumi: Tujuh Tangki Dua Hari Sekali, Warga Cikembar Menanti Solusi Sumur Bor

Kabar Daerah

TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi Bangun Rutilahu Warga Ciemas

Kabar Daerah

Legalitas Kebun Sawit Warungkiara Disoal Publik, FORMAWAR Siapkan Aksi dan Tuntut Transparansi Izin ‎

Kabar Daerah

Ada apa Anggaran Ketapang Warungkiara, Kelompok Tani Sukabumi Mundur dan Penjualan Domba Patut Diperjelas! 

Kabar Daerah

Belajar Sambil Bermain, Mahasiswa KKN Nusa Putra Sukabumi Kenalkan Edugame ke Siswa SDN Gunung Malang ‎

Kabar Daerah

Aktivis Sukabumi Soroti Kasus Dugaan Pencurian Oknum Ojol di Toserba, Dorong Penyelesaian Restorative Justice