Home / Kabar Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:55 WIB

Efisiensi Anggaran Hambat Relokasi Ratusan Korban Bencana Pasirsuren, Pemkab Siapkan Opsi Limusnunggal

Kepala Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Iyan Sunandi diwawancara awak media di gedung pendopo / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Upaya penanganan ratusan keluarga penyintas bencana pergerakan tanah di Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terus dibahas Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama sejumlah perangkat daerah terkait.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat yang digelar di Pendopo Sukabumi, Selasa (9/6/2026), yang dihadiri unsur perangkat daerah terkait, termasuk BPBD, Disperkim, DPTR dan dinas teknis lainnya.

Kepala Desa Pasirsuren, Iyan Sunandi kepada MediaAksara menyampaikan, pemerintah desa sejak 2021 telah berupaya mengusulkan berbagai langkah penanganan bagi warga terdampak pergerakan tanah. Bahkan pada 2026 sempat direncanakan pengadaan lahan relokasi di wilayah desa setempat.


Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada kemampuan pembiayaan pemerintah daerah.

“Sebetulnya bukan tidak ada penanganan. Dari pihak desa sudah berupaya maksimal mengusulkan berbagai langkah. Tahun 2026 juga sempat direncanakan pengadaan lahan relokasi, tetapi terkendala efisiensi anggaran,” ujarnya usai rapat.

Berdasarkan data terbaru, jumlah warga terdampak bencana pergerakan tanah mencapai sekitar 466 kepala keluarga atau 466 rumah dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari ringan, sedang hingga berat.




Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id



Dalam rapat tersebut, salah satu opsi yang dibahas adalah penyediaan lahan relokasi di Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung.

Meski demikian, pemerintah desa belum dapat memastikan apakah warga bersedia direlokasi ke lokasi tersebut karena proses sosialisasi kepada masyarakat belum dilakukan.


“Lahan yang dibahas berada di Desa Limusnunggal. Namun kami belum bisa menyimpulkan masyarakat siap pindah atau tidak karena sosialisasi kepada warga belum dilaksanakan,” katanya.

Terkait kemungkinan lokasi relokasi alternatif, pemerintah desa menyebut hingga saat ini belum ada opsi lain yang dibahas secara konkret. Sebagian besar warga masih berharap relokasi dapat dilakukan di wilayah Desa Pasirsuren sesuai usulan pengadaan lahan yang sebelumnya diajukan.

“Warga kebanyakan masih menginginkan relokasi di wilayah Desa Pasirsuren, sesuai lokasi yang sebelumnya diusulkan,” pungkasnya.

 

Reporter: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎