Home / Nasional

Sabtu, 1 Maret 2025 - 04:22 WIB

Hilal Tak Terlihat di Sukabumi, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025

Sidang Rukyatul Hilal 1 Ramadan 1446 H Tim Rukyatul Hilal Dewan Hisab Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Dadang Ramdani, mengumumkan hasil Rukyatul Hilal awal Ramadan 1446 H yang dilakukan pada Jumat, 28 Februari 2025 M / 29 Sya’ban 1446 H. Berdasarkan laporan Tim Rukyatul Hilal Dewan Hisab Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi, hilal dinyatakan tidak terlihat.

Pengamatan ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari 20 orang, mengacu pada Surat Keputusan Dewan Hisab Rukyat Kabupaten Sukabumi Nomor: 003/DHR.SMI/02/2025. Observasi berlangsung di Pos Observasi Bulan (POB) Cibeas, Kampung Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Hilal tidak terlihat karena beberapa faktor, di antaranya ,Pantauan koordinat dan tinggi tempat pengamatan, Waktu matahari dan hilal terbenam, Azimut matahari dan bulan, dan keadaan hilal serta posisinya, yaitu 2° 02′ 20.34″ di utara matahari

Baca: https://mediaaksara.id/nyaris-meluas-damkar-palabuhanratu-gercep-padamkan-kebakaran-lahan-dalam-4-menit/

Dengan hasil ini, keputusan lebih lanjut terkait awal Ramadan mengikuti ketetapan pemerintah berdasarkan sidang isbat nasional.

Berdasarkan laman resmi Kementerian Agama RI, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, pada Jumat (28/2/2025).

“Sidang Isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025,” ujar Menag dalam konferensi pers.

Baca: https://mediaaksara.id/dkm-masjid-agung-palabuhanratu-terima-bantuan-ambulans-dari-baznas-kabupaten-sukabumi/

Menurut Nasaruddin Umar, penetapan ini didasarkan pada dua faktor utama:

1. Hasil Hisab Rukyat

Berdasarkan pemaparan Tim Hisab Rukyat Kemenag, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara 3,10° hingga 4,68°, dengan sudut elongasi antara 4,78° hingga 6,40°.

2. Konfirmasi Rukyat Hilal

Kriteria yang digunakan mengacu pada standar MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimum 3° dan sudut elongasi minimum 6,4°. Di Aceh, terutama di Sabang dan Banda Aceh, hilal telah memenuhi kriteria tersebut. Dua perukyah di Aceh juga melaporkan telah melihat hilal.

“Karena dua alasan tersebut, Sidang Isbat menyepakati 1 Ramadan 1446 H jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025,” tegas Menag.

Baca: https://mediaaksara.id/menjelang-ramadan-harga-sembako-dan-daging-di-sukabumi-merangkak-naik/

Menteri Agama berharap Ramadan kali ini membawa energi positif bagi umat Islam dan bangsa.

“Ramadan bukan hanya tentang hubungan vertikal dengan Tuhan, tetapi juga kasih sayang kepada sesama. Seorang muslim sejati tidak hanya bercermin kepada Tuhan, tetapi juga kepada manusia dan lingkungan sekitarnya,” pesannya.

Ia juga mengajak umat Islam menyambut bulan suci dengan penuh cinta dan keikhlasan.

“Ramadan mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya pada apa yang kita genggam, tetapi juga pada apa yang kita lepaskan dan seberapa tulus kita berbagi. Marhaban ya Ramadan, selamat menunaikan ibadah puasa,” pungkasnya.

Redaktur : Rapik Utama

Reporter : Anggita ZA. Rahman

Share :

Baca Juga

Nasional

HUT PKB ke-28, Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Nasional dan Sikap Tegas Indonesia Bela Palestina

Nasional

Hotman Paris Mundur Mendadak dari Tim Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Cek Alasan Sebenarnya

Nasional

PWI Tempuh Jalur Hukum, Hotman Paris Dilaporkan atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan ke Polda Metro Jaya

Nasional

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Intimidasi Hotman Paris ke Wartawan di Kejagung Rendahkan Profesi Pers

Nasional

Ironis PSN! 402 SPPG di Sukabumi, Baru 2 Terdaftar BPJS Kesehatan, Komisi IX DPR RI Buka Suara

Nasional

Milad ke-65 IPM Teguhkan Komitmen Membangun Generasi Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak

Nasional

Pemuda Muslimin Indonesia Dukung Presisi, Ingatkan POLRI: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Lewat Narasi

Nasional

Menaker Buka 150 Ribu Kuota Magang, Industri KEK Mandalika Diajak Serap Talenta Muda