Home / Kabar Daerah

Senin, 15 September 2025 - 13:57 WIB

Pohon Lapuk di Jalur Nasional Warungkiara–Palabuhanratu Jadi Bom Waktu, Warga Desak Pemprov Jabar Bertindak

Penampakan pohon lapuk berukuran besar di ruas Jalan Nasional Warungkiara–Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Sebuah pohon besar yang telah lapuk termakan usia berada di ruas Jalan Nasional Warungkiara–Palabuhanratu, tepatnya di Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan publik. Warga menilai keberadaan pohon tersebut membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan deras dan angin kencang.

Jodi (45), pedagang di sekitar lokasi, mengaku resah dengan kondisi itu. “Kalau ada angin kencang, saya sering was-was. Pohonnya sudah tua, batangnya rapuh, bisa tumbang kapan saja. Jalur ini ramai, banyak kendaraan besar lewat. Sangat berbahaya,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Kekhawatiran itu terbukti. Beberapa waktu lalu, seorang warga Desa Sukaharja mengalami luka di wajah akibat tertimpa dahan pohon yang patah. Peristiwa tersebut semakin menegaskan bahwa kondisi pohon bukan sekadar potensi bahaya, melainkan ancaman langsung bagi keselamatan masyarakat.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-warga-sumberjaya-swadaya-perbaiki-jalan-sukabumi-rusak-camat-tegalbuleud-angkat-bicara/

Kepala Desa Sukaharja, Asep Dedi S, menyatakan pihaknya bersama Muspika Warungkiara sudah berulang kali melaporkan kondisi pohon tersebut kepada instansi terkait sejak 2024. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret.

“Kami sudah mengajukan permohonan pemangkasan dan penebangan sejak lama, tapi tidak ada respons. Bahkan pengguna jalan sudah jadi korban tertimpa dahan pohon,” tegas Asep Dedi.

Baca:https://mediaaksara.id/pembangunan-jembatan-tarisi-warungkiara-anggaran-rp919-juta-disorot-latas-dugaan-pungli-mengaku-pokja-oknum-wartawan/

Ia menambahkan, karena pohon berada di jalur nasional, kewenangan penuh ada di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat. Lambatnya respons, kata dia, menimbulkan kekecewaan mendalam di masyarakat.

“Kami hanya bisa berharap jangan sampai ada korban lagi. Ini menyangkut nyawa manusia,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/kerap-mangkir-kejari-sukabumi-borgol-dpo-kasus-korupsi-kredit-bank-pelat-merah-rp17-miliar/

Warga menilai kelalaian pemerintah dalam merespons laporan ini mencerminkan lemahnya perhatian terhadap keselamatan publik. Jalan Nasional Warungkiara–Palabuhanratu bukan hanya jalur lokal, tetapi akses vital bagi ekonomi, pariwisata, hingga distribusi barang di Sukabumi bagian selatan.

“Jangan tunggu ada korban lagi baru bertindak. Jalan ini bukan jalan kecil, tapi jalur utama yang selalu ramai kendaraan. Pemerintah harus serius, bukan sekadar janji,” sindir Jodi.

Hingga berita ini diturunkan, pohon mati berukuran besar itu masih berdiri rapuh di tepi jalan, dikhawatirkan mengancam keselamatan pengguna jalan. Warga dan Pemdes Sukaharja kembali menegaskan desakan mereka agar pemerintah provinsi segera bertindak sebelum kelalaian berujung tragedi lebih besar.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

FKDT Kabupaten Sukabumi Matangkan PORSADIN VIII, Seluruh Lintas Sektor Siap Sukseskan Ajang Diniyah

Kabar Daerah

Ratusan Mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri Laksanakan KKN di 10 Desa dan 1 Kelurahan Jampangkulon

Kabar Daerah

Proyek Rp1,4 Miliar Revitalisasi SMP Islam Masagi Sukabumi 60 Persen, Panitia Pastikan Tak Ada Pungli

Kabar Daerah

Danrem 061/Surya Kencana Bersama Dandim 0622 Sukabumi Tinjau Kesiapan Yon TP 331 Sanca Manggala 

Kabar Daerah

Forkopimcam Jampangkulon Ajak Warga Semarakkan PORSADIN 2026 dan HUT ke-81 RI dengan Pasang Bendera Merah Putih

Kabar Daerah

Polemik Wakaf ASN Kota Sukabumi Berakhir? Anggota DPRD PKS Sebut Tak Ada Lagi Pungutan yang Dikondisikan

Kabar Daerah

Forkopimda Kota Sukabumi Absen di HUT Dadali Pati, Paguyuban Pencak Silat Kecewa hingga Ancam Somasi

Kabar Daerah

Ujian Kenaikan Tingkat KODRAT Sukabumi Bertepatan HUT Tarung Derajat ke-54, Siapkan Atlet Menuju Porda Jabar