Potensi Alam Desa Wisata Hanjeli Waluran Mandiri Sukabumi dikunjungi 45 kampus dari seluruh Indonesia melalui program PKM kolaborasi 8 / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan ekonomi kreatif. Sebanyak 45 kampus dan universitas dari berbagai daerah di Indonesia berkunjung ke desa wisata tersebut melalui fasilitasi Universitas Persada Indonesia (UPI) Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) Jakarta.
Kunjungan diikuti lebih dari 100 peserta menjadi momentum kolaborasi antara mahasiswa, akademisi dan masyarakat lokal melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kolaborasi 8.
Kehadiran puluhan mahasiswa perguruan tinggi tidak hanya menjadi agenda kunjungan wisata, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengembangan potensi desa dan kolaborasi berbasis masyarakat.
Baca Juga :
Pengelola Desa Wisata Hanjeli Asep Hidayat M menyebut keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mengembangkan desa sebagai ruang belajar sekaligus ruang tumbuh bagi ekonomi kreatif.
Kolaborasi ini diharapkan melahirkan berbagai peluang baru, terutama dalam pengembangan potensi lokal, produk kreatif, pariwisata berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
”Momen bukan sekadar kunjungan, tetapi sebuah kepercayaan besar bahwa Desa Wisata Hanjeli menjadi ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang kolaborasi lintas daerah,” ungkapnya, pada Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga :
Edufair SMAS Mardi Yuana Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Siswa Berani Bermimpi Besar
Kehadiran 45 perguruan tinggi sekaligus memperlihatkan potensi desa dapat menjadi bagian dari ekosistem pendidikan, pariwisata dan ekonomi kreatif di tingkat nasional.
Bagi masyarakat Desa Wisata Hanjeli, kegiatan menjadi awal memperluas jejaring sekaligus memperkuat posisi desa sebagai destinasi berbasis potensi lokal.
Dari desa, gagasan dan inovasi diharapkan terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan desa wisata di berbagai daerah Indonesia.
Reporter: @Sr1
Redaktur: Rapik Utama







