Home / Kabar Daerah

Selasa, 11 November 2025 - 07:18 WIB

Pemuda Pancasila Usulkan Pembangunan Tugu KH Ahmad Sanusi, Wujud Penghormatan Pahlawan Nasional Asal Sukabumi

MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi usulkan pembangunan Tugu KH Ahmad Sanusi sebagai simbol penghormatan pahlawan nasional dan ikon kebanggaan warga Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan nasional asal Sukabumi, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Sukabumi mengajukan usulan pembangunan Tugu Pahlawan KH Ahmad Sanusi kepada Wali Kota Sukabumi. Usulan diharapkan menjadi simbol kebanggaan dan inspirasi bagi masyarakat untuk terus melanjutkan perjuangan alim ulama .

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, Hendi Wiryadi Comen (HWD) menjelaskan, langkah ini lahir dari semangat mengabadikan jasa Pahlawan Nasional KH Ahmad Sanusi sebagai alim ulama pejuang kemerdekaan yang dikenal di Tatar Pasundan.

“Kami merasa tergerak mengabadikan nama KH Ahmad Sanusi melalui tugu sebagai simbol penyemangat bagi seluruh masyarakat Kota Sukabumi agar tidak hanya menghormati masa lalu, tetapi juga aktif membangun masa depan,” ujar HWC pada Senin (10/11/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/lahir-di-hari-pahlawan-bupati-asep-japar-pemimpin-pembawa-semangat-perjuangan-sukabumi/

Menurutnya, jika usulan tersebut disetujui, pembangunan tugu direncanakan masuk dalam program pengembangan ruang publik dan heritage Kota Sukabumi. Lokasi strategis di pusat kota agar monumennya mudah diakses, sekaligus menjadi ikon sejarah Sukabumi.

Atas hal ini, masyarakat diimbau untuk mendukung proses usulan mulai dari tahap desain, perencanaan anggaran, hingga pelaksanaan pembangunan agar berjalan lancar dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Baca: https://mediaaksara.id/bpn-sukabumi-dorong-tertib-investasi-perbup-hgu-cegah-penyalahgunaan-lahan/

Sekilas profil KH Ahmad Sanusi lahir di Kampung Cantayan, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada 18 September 1888 (atau 1889 menurut sumber lain), dan wafat pada 31 Juli 1950. Ia merupakan putra KH Abdurrahim bin H. Yasin, pengasuh Pesantren Cantayan yang memiliki garis keturunan ulama di Tatar Pasundan.

Sejak muda, KH Ahmad Sanusi mendalami ilmu agama di berbagai pesantren di Jawa Barat dan sempat menimba ilmu di Makkah. Setelah kembali ke tanah air, beliau aktif berdakwah, mendirikan pesantren, serta berperan dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Baca:https://mediaaksara.id/menembus-kampung-terisolir-pasca-bencana-sukarame-cisolok-relawan-indonesia-care-dan-pmc-gelar-baksos-sukabumi/

Sebagai ulama produktif, KH Ahmad Sanusi menulis lebih dari 126 hingga 200 kitab dalam berbagai disiplin ilmu, memadukan nilai-nilai pesantren tradisional dengan semangat nasionalisme.

Atas jasa-jasanya, beliau mendapat penghargaan Bintang Mahaputera Utama dan Bintang Mahaputera Adipradana dari Pemerintah Republik Indonesia, serta ditetapkan sebagai Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kini, namanya juga diabadikan melalui lembaga pendidikan Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) di Kota Sukabumi, yang menjadi penerus semangat perjuangannya di bidang keagamaan dan pendidikan.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Akta Cerai Dipersoalkan, Warga Kalibunder Mengaku Tak Pernah Menerima Panggilan Pengadilan Agama Cibadak

Kabar Daerah

Dana Desa Tahap II 2026 Digulirkan, Jalan Kampung Purbasari Sukabumi Dibangun

Kabar Daerah

Revisi RTRW Sukabumi Disorot, Aktivis Dorong Evaluasi Berbasis Hukum dan Solusi Kepastian Investasi

Kabar Daerah

Hari Bakti PU ke-81, DPU Sukabumi Gelar Bedah Rumah Warga Prasejahtera di Surade ‎