Home / Kabar Daerah

Rabu, 24 September 2025 - 12:03 WIB

Menu MBG B3 di Gegerbitung Disoal, Penerima Pertanyakan Kesesuaian Gizi dan Anggaran: Konfirmasi SPPG Rinjani Harus Izin BGN! 

Menu MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD (B3) ,Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rinjani di Jalan Pasir Benteng, Desa/ Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Menu MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD (B3) ,Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rinjani di Jalan Pasir Benteng, Desa/ Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Menu MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD (B3) ,Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rinjani di Jalan Pasir Benteng, Desa/ Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD (B3) di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan. Sejumlah penerima manfaat mempertanyakan kesesuaian menu dengan kebutuhan gizi serta nilai anggaran yang digunakan.

Pantauan awak media di lokasi penyaluran melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rinjani, Selasa (23/9/2025), menu MBG untuk ibu hamil dan menyusui terdiri dari dua bungkus biskuit sari gandum sachet dan dua buah jeruk. Sementara untuk balita berisi satu bungkus biskuit regal sachet, satu jeruk, dan satu kotak susu cair Indomilk Kids ukuran 110 ml.

“Saya hanya ingin memastikan, apakah bayi boleh mengonsumsi susu seperti itu? Kami hanya ingin tahu, demi kebaikan anak-anak kami,” ujar salah satu penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-warga-suradita-disebut-terlantar-relawan-kemanusiaan-minta-maaf-kades-klarifikasi-ibu-kartin-prioritas-bansos/

Selain itu, masyarakat juga menanyakan nilai anggaran per paket. “Kalau dilihat, isinya hanya susu kotak kecil, jeruk, dan biskuit. Kami ingin tahu saja apakah memang nilai anggarannya sesuai. Ini murni pertanyaan, bukan tuduhan,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Kecamatan Gegerbitung, Tatang Apendi, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti temuan di lapangan.

“Kami akan berkoordinasi dengan ahli gizi untuk memastikan apakah menu yang diberikan sudah sesuai dengan standar gizi nasional,” kilasnya melalui sambungan seluler.

Baca: https://mediaaksara.id/wacana-penggabungan-susukecir-komisi-i-jabar-akan-kaji-wali-kota-sukabumi-siapkan-kawasan-industri-1-000-hektare/

Diketahui program MBG B3 sendiri bertujuan meningkatkan asupan gizi, mencegah stunting dan malnutrisi pada kelompok rentan, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Ketika awak media berupaya mengonfirmasi ke pihak SPPG Rinjani di Jalan Pasir Benteng, Desa/ Kecamatan Gegerbitung, pada Selasa (23/9). Asep Muhammad Ikbal selalu petugas keamanan sepintas mengatakan mohon maaf saya hanya menjalankan tugas.

“Mohon maaf, kata pimpinan kami harus ada izin dari Badan Gizi Nasional (BGN) jika ingin melakukan konfirmasi,” ujar petugas keamanan SPPG Rinjani.

 

Sumber : @ Prima

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Polemik Menu MBG di Bantargadung Jadi Sorotan, Penyelenggara Janjikan Evaluasi Menyeluruh

Kabar Daerah

PWI Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Teladani Nilai Pengorbanan dan Kejujuran di Momentum Iduladha 1447 H

Kabar Daerah

KPID Jabar Luncurkan Anugerah Penyiaran 2026, Dorong Penyiaran Peduli Lingkungan dan Mitigasi Bencana

Kabar Daerah

SKAUD ke-2 Misbahul Aulad Sukabumi Dorong Kreativitas Anak dan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Kabar Daerah

Lautan Biru di Nagrak! Euforia Bupati dan DPRD Sukabumi Rayakan Persib Juara Bersama Ribuan Bobotoh

Kabar Daerah

Nobar Persib vs Persijap di Sukabumi Diserbu Ribuan Bobotoh, Gebyar Olahraga dan UMKM Jadi Magnet Warga

Kabar Daerah

Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar, Perkuat Bisnis Berkelanjutan

Kabar Daerah

Persib di Ujung Juara! Pemkab Sukabumi Gelar Gebyar Olahraga, Budaya hingga Layanan Gratis