Home / Peristiwa

Selasa, 26 Agustus 2025 - 06:35 WIB

Longsor Sukaraja Putuskan Akses Jalan, Warga Minta BPBD Cepat Tangani 

Staf Kecamatan Sukaraja saat meninjau akses jalan longsor di Kampung Bunut, RT 07/RW 02, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa  

MEDIAAKSARA.ID – Hujan deras disertai angin yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu sore (24/8/2025) memicu tanah longsor di Kampung Bunut, RT 07/02, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.15 WIB menyebabkan akses jalan utama warga terputus.

Camat Sukaraja, Arid mengatakan sebagian badan jalan lingkungan ambles terbawa longsor hingga meninggalkan jurang cukup dalam dengan aliran air deras di bawahnya.

“Beruntung, tidak ada warga yang menjadi korban maupun harus mengungsi akibat kejadian ini,” kata Arid, Senin (25/8/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/viral-warga-pikul-jenazah-camat-jampangkulon-pastikan-jembatan-tanjung-segera-dibangun/

Ketua RT dan RW setempat bersama masyarakat telah melakukan penanganan darurat secara gotong royong. Warga menutup sementara jalur rawan dan membuka akses alternatif, meski perbaikan permanen masih membutuhkan material tambahan.

“Jalan utama ini sangat vital bagi aktivitas warga. Kami berharap segera ada penanganan dari pihak terkait,” tambahnya.

Baca: https://mediaaksara.id/ratusan-warga-sukabumi-keracunan-massal-18-warga-tugubandung-dirawat-di-rsud-sekarwangi/

Hingga berita diturunkan, kondisi di lokasi telah ditangani sementara. Namun akses transportasi warga masih terbatas karena sebagian badan jalan hilang tertimbun longsor. Arid memastikan laporan resmi telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Penyebab longsor diduga akibat curah hujan tinggi, dan kondisi tanah labil di sekitar aliran sungai kecil Kampung Bunut, serta kontur tanah yang curam dan drainase lingkungan yang kurang memadai.

Baca: https://mediaaksara.id/fantastis-rehab-rumah-dinas-dua-pejabat-sukabumi-hampir-rp16-miliar-publik-pertanyakan-prioritas-anggaran/

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. Jangan beraktivitas terlalu dekat dengan lokasi longsoran dan segera lapor jika ada tanda-tanda pergeseran tanah,” tegas Arid.

Berdasarkan laporan warga, kebutuhan mendesak berupa material bangunan seperti batu, pasir, dan semen untuk memperkuat jalan yang amblas. Tanpa penanganan segera, dikhawatirkan longsoran semakin meluas dan mengisolasi permukiman.

Peristiwa longsor di Sukaraja kembali mengingatkan bahwa wilayah dengan kontur perbukitan dan curah hujan tinggi rawan bencana alam. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk meningkatkan mitigasi bencana agar dampak keselamatan jiwa dan kerugian materil bisa dihindari.

 

Sumber : Den

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kebakaran Alang-alang di Gunungguruh Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Cisaat Berhasil Jinakkan Api

Peristiwa

Dua Pelajar Pemain Drumben Kadudampit Tewas Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Peristiwa

Tega! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kantong Hitam di Sungai Cipelang Sukabumi, Polisi Selidiki Pelaku

Peristiwa

PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai, Diduga Korban TPPO usai Kecelakaan Kerja

Peristiwa

Identitas Mr X Terungkap! Tim Gabungan Polres Sukabumi Ringkus Terduga Pelaku

Peristiwa

Pencuri Motor Beraksi Saat Pemilik Tidur, Honda Beat Street Hilang dari Teras Rumah di Nagrak

Peristiwa

Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Jati Sagaranten Sukabumi, Polisi Selidiki Identitas Korban

Peristiwa

Diduga Gagal Menyalip, Pikap Suzuki Carry Bertabrakan dengan Honda Scoopy di Sukabumi, Dua Korban Dilarikan ke RS