Camat Jampangkulon Dading bersama pemerintah desa meninjau lokasi Jembatan Tanjung di Kampung Tanjung RT 03/ RW 02, Desa Tanjung, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Camat Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Dading, bersama pemerintah desa kembali meninjau lokasi Jembatan Tanjung di Kampung Tanjung RT 03/ RW 02, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Senin (25/8/2025).
Jembatan tanjung sempat viral di media sosial setelah warga terpaksa memikul keranda jenazah melintasi aliran sungai Sungai Cikarang beberapa hari lalu. Kondisi itu memicu perhatian publik karena jembatan merupakan akses vital warga sehari-hari.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam waktu dekat akan segera membangun kembali jembatan ini karena menjadi satu-satunya akses vital masyarakat,” kata Dading saat kunjungan.
Jembatan Tanjung menghubungkan Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, dengan Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. Menurut Dading, jembatan ini sebelumnya rusak parah akibat banjir pada Desember 2024. Warga sempat membangun kembali secara swadaya, namun pada Maret 2025 kembali hanyut tersapu banjir susulan.
“Jembatan tanjung merupakan urat nadi aktivitas masyarakat, baik untuk ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. Sawah warga ada di wilayah Waluran, termasuk sekolah dan pasar. Bahkan akses menuju rumah sakit jauh lebih dekat jika lewat jembatan ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Sukabumi merespons cepat dengan rencana pembangunan ulang. “Minimal akan dibangun jembatan gantung seperti dulu, dan kami berharap bisa terealisasi jembatan permanen yang dapat dilalui kendaraan roda empat,” katanya.
Sumber : Sadev@
Redaktur: Rapik Utama







