Home / Kabar Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 11:20 WIB

Sekolah Rusak, Smartboard di Rumah: Ulah Baru Kepsek! Klarifikasi ‘Beres’ SDN Kaum Bikin Penasaran

Kondisi memprihatinkan infrastruktur SDN Kaum Hegarmanah Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Tabir kinerja Kepala Sekolah SDN Kaum, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi patut dipertanyakan. Sorotan terhadap penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berbenturan dengan fakta di lapangan: bangunan rusak berat, ruang kelas terbengkalai, hingga fasilitas pembelajaran yang tak berada di tempat semestinya.

Sejumlah ruang kelas dilaporkan dalam kondisi memprihatinkan. Plafon ambruk, struktur bangunan lapuk, dan beberapa ruangan dibiarkan kosong tanpa aktivitas belajar mengajar. Situasi ini memunculkan pertanyaan serius soal prioritas penggunaan anggaran sekolah.

Di tengah sorotan publik, Kepala SDN Kaum, Agus, akhirnya memberikan pernyataan. Namun, alih-alih menjawab substansi persoalan, ia hanya menyebut masalah telah selesai.

“Saya sudah ketemu dengan media di kantor koryandik yang bernama Pak AS dan HI, alhamdulillah sudah beres Pak,” ujarnya melalui pesan singkat, Sabtu (18/4/2026).

Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya. Istilah ‘beres’ tidak disertai penjelasan rinci, apakah terkait penggunaan anggaran, kondisi fasilitas, atau sekadar komunikasi dengan pihak tertentu.

Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id

Pengawas sekolah tingkat kecamatan, Wawan, turut membenarkan persoalan telah diselesaikan. Namun, penjelasannya dinilai tidak memperjelas situasi.

“Memang sudah selesai, dengan media,” ungkapnya.

Polemik semakin melebar setelah muncul fakta terkait keberadaan smartboard perangkat TV pintar bantuan pemerintah untuk menunjang pembelajaran digital. Wali murid mempertanyakan keberadaannya karena tidak ditemukan di lingkungan sekolah.

Pengawas sekolah membenarkan bahwa perangkat tersebut tidak berada di sekolah.

“Smartboard ada di rumah kepala sekolah, dengan alasan keamanan,” kata Wawan.

Ditambah Ketua PGRI Kecamatan Warungkiara, Sunandangria, juga angkat bicara. Ia mengakui adanya persoalan, namun menyebut berdasarkan informasi dari kepala sekolah, masalah tersebut telah dianggap selesai.

” Kata Kepsek infonya sudah selesai, Alhamdulillah, saya tidak dapat melangkah lebih jauh,” ujar Ketua PGRI Kecamatan Warungkiara.

Pernyataan tersebut memperkuat kesan bahwa persoalan diselesaikan secara internal, namun belum tentu tuntas di mata publik. Hingga kini, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran serta aset pendidikan di SDN Kaum masih menjadi tanda tanya besar.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Forkopimda Kota Sukabumi Absen di HUT Dadali Pati, Paguyuban Pencak Silat Kecewa hingga Ancam Somasi

Kabar Daerah

Ujian Kenaikan Tingkat KODRAT Sukabumi Bertepatan HUT Tarung Derajat ke-54, Siapkan Atlet Menuju Porda Jabar

Kabar Daerah

Mahasiswa Adu Inovasi AI di Sukabumi, Build with Gemma Hackathon 2026 Dorong Kolaborasi Google dan Kampus

Kabar Daerah

Pilkades PAW Cikujang: Ade Irma Menang, DPMD Sukabumi: Saatnya Bersatu Bangun Desa Lebih Transparan

Kabar Daerah

Viral ke KDM, Sungai Diduga Tercemar Limbah Batu Hijau, DLH Jabar Uji Kualitas Air

Kabar Daerah

Car Free Day Sukabumi, Ruang Publik Berubah Jadi Pusat Olahraga, Wisata Kuliner, dan Hiburan

Kabar Daerah

Zainul Munasichin: No Viral No Justice! SMSI Sukabumi Raya Miliki Peran Strategis Mengawal Demokrasi Digital

Kabar Daerah

SMSI Sukabumi Raya: Kami Siap Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks dan Perkuat Profesionalisme Pers