Home / Pemerintahan

Minggu, 26 April 2026 - 13:32 WIB

KDMP dan BUMDes Jadi Prioritas, Desa Cimanggu Fokus Bangun Ekonomi Berbasis Ketahanan Pangan

Kepala Desa Cimanggu Kecamatan Cikembar Sukabumi Baenuri Samsi diwawancara awak media / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi menggelar sosialisasi prioritas penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah penguatan tata kelola pembangunan desa yang transparan dan partisipatif.

Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (22/4/2026) dihadiri unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa Profesional, para kepala dusun, RT/RW, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi.

Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi, menjelaskan selain memaparkan arah kebijakan penggunaan dana desa, pihaknya juga menyampaikan perkembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Menurutnya, secara kelembagaan, koperasi desa telah siap beroperasi. Koperasi telah berbadan hukum dan telah melaksanakan rapat anggota sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi.

“Seluruh aspek administratif sudah terpenuhi. Koperasi sudah berbadan hukum dan rapat anggota telah dilaksanakan. Saat ini tinggal menunggu realisasi pembangunan gedung,” ungkapnya.


Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id


 

Pemerintah desa, lanjut Baenuri, telah menjalankan peran sesuai kewenangan dengan menyiapkan lahan untuk pembangunan. Sementara itu, proses pembangunan fisik menjadi kewenangan pihak Kodim 0607/Sukabumi.

Di sisi lain, BUMDes Cimanggu juga telah melakukan pembaruan kepengurusan setelah berakhirnya masa jabatan sebelumnya. Pengurus baru kini telah terbentuk dan memiliki rencana kerja yang berfokus pada sektor pertanian.

Program tersebut selaras dengan kebijakan ketahanan pangan desa, di mana sekitar 20 persen Dana Desa dialokasikan untuk mendukung sektor tersebut.

Dari proposal yang diajukan, BUMDes membutuhkan anggaran sekitar Rp100 juta dari total pagu Rp390 juta. Sementara sisa anggaran sekitar Rp290 juta, berdasarkan hasil koordinasi dengan DPMD, wacana akan diarahkan program pembangunan lain yang belum terakomodir dalam APBDes, dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah desa berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami prioritas pembangunan desa serta mendukung percepatan realisasi program, khususnya pengembangan koperasi desa dan penguatan BUMDes sebagai pilar ekonomi lokal.

 

Reporter: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎