Home / Pemerintahan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:47 WIB

Hardiknas 2026 Sukabumi: PGRI Ungkap Fokus Profesionalisme Guru dan Dorong Kesejahteraan

Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudarjat (kanan memakai kacamata) bersama perwakilan BJB Palabuhanratu / Foto : MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi, Jajat Sudarjat, menegaskan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum memperkuat semangat, profesionalisme, dan solidaritas insan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Jajat usai mengikuti upacara Hardiknas bersama Bupati Sukabumi di SMPN Model Cikembar, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan “hajat dan maruah” dunia pendidikan yang sarat makna.

“Hardiknas adalah momentum bagaimana semangat teman-teman bisa terlihat. Dari kegiatan upacara ini saja, kita bisa menyaksikan profesionalisme para guru dan tenaga kependidikan,” ujar Jajat.


Ia menilai kehadiran para guru, tenaga kependidikan, serta unsur pemerintah menjadi bagian dari hikmah pelaksanaan Hardiknas itu sendiri, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan pendidikan.

Disinggung perkembangan pendidikan di Kabupaten Sukabumi, Jajat menyebutkan peningkatan kualitas terus terjadi dari tahun ke tahun.

“Kalau peningkatan itu relatif, tapi yang jelas dari periode ke periode kepemimpinan, progres pendidikan terus meningkat,” katanya.


Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudarjat sebut Hardiknas 2026 sebagai momentum peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru / Foto : MediaAksara
Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudarjat sebut Hardiknas 2026 sebagai momentum peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru / Foto : MediaAksara

Sebagai upaya konkret, PGRI bersama Dinas Pendidikan telah menjalankan berbagai program peningkatan kompetensi guru, termasuk pelatihan coding dan pelatihan praktis lainnya.

“Dalam satu tahun ini, kita punya program pelatihan coding dan pelatihan yang sifatnya praktis. Ini untuk meningkatkan kompetensi anggota, terutama para guru,” jelasnya.


Ia menegaskan peningkatan profesionalisme menjadi fokus utama PGRI sebagai organisasi profesi.

Di sisi lain, Jajat juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru, khususnya bagi tenaga non-ASN.

” Hasil Konferensi Kerja Nasional PGRI mengusulkan agar tunjangan profesi guru (TPG) untuk guru non-ASN atau swasta bisa ditingkatkan. Kalau ASN kan sudah jelas, tapi non-ASN ini yang perlu didorong,” ungkapnya.


Meski demikian, ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang dinilai telah menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan guru melalui berbagai kebijakan.

” Alhamdulillah, pemerintah daerah sudah menunjukkan komitmen yang baik, mulai dari pengangkatan tenaga pendidik hingga pemberian insentif. Ini sangat kami apresiasi,” katanya.

Jajat pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kebijakan, mulai dari Bupati, Sekda, DPRD, hingga instansi terkait yang dinilai konsisten mendukung kemajuan pendidikan di Sukabumi.

” Kami sebagai organisasi profesi sangat berterima kasih karena perhatian terhadap pendidikan, khususnya kesejahteraan guru, sangat baik,” tandasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Ayep Zaki Lantik 24 Pejabat, Tegaskan Kota Sukabumi Harus Terdepan dalam Kebaikan dan Pelayanan Publik

Pemerintahan

174 Sekolah di Sukabumi Garap Dana Revitalisasi, Kadisdik Tegaskan Tak Ada Ruang Penyalahgunaan Anggaran

Pemerintahan

Wamendikdasmen: Kabar Baik Bantuan Pendidikan Sukabumi, 174 Sekolah Dapat Revitalisasi dan ATS Jadi Sorotan 

Pemerintahan

Sambut HUT Ke-81 RI, Lapas Sukabumi Gelar Donor Darah Perkuat Aksi Kemanusiaan

Pemerintahan

KDM Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Penataan Aset, Wali Kota Sukabumi Fokus Tuntaskan Aset Daerah

Pemerintahan

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen di GIIAS 2026, Cukup Check-in PLN Mobile

Pemerintahan

3 BUMDesma Sukabumi Selatan Digembleng Manajemen Risiko, DPMD Siapkan Model Bisnis Desa Tangguh

Pemerintahan

12 Orang Daftar Seleksi Dirut dan Dewas BPR Kota Sukabumi, Panitia Pastikan Profesional Tanpa Titipan