Home / Pemerintahan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Jalan Prana Dibangun dengan Beton Mutu Tinggi, Progres Tembus 43 Persen, DPUTR Kota Sukabumi Buka Semua Proses ke Publik

Pembangunan Jalan Prana Kota Sukabumi telah mencapai progres 43 persen. DPUTR memastikan proyek APBD dikerjakan secara transparan dengan beton mutu tinggi dan pengawasan ketat untuk menjamin kualitas jalan / Foto: Istimewa 

SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Pembangunan Jalan Prana di Kota Sukabumi terus menunjukkan progres positif. Hingga pekan ketiga pelaksanaan, capaian pekerjaan telah mencapai 43 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 60–70 persen pada pekan ke-12.

Melalui proyek yang dibiayai APBD, Pemerintah Kota Sukabumi memastikan seluruh tahapan pembangunan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan mengutamakan kualitas konstruksi agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi, Henry Yoswara, menjelaskan transparansi telah dimulai sejak proses pengadaan melalui sistem e-purchasing dengan mekanisme mini kompetisi yang diumumkan di RPKPSE Jawa Barat.

Menurutnya, Jalan Prana dibangun menggunakan perkerasan beton sesuai Manual Desain Perkerasan Jalan Tahun 2024 Nomor 43/M/BM/2024. Seluruh material berasal dari penyedia resmi dan wajib melalui serangkaian pengujian mutu, mulai dari slump test hingga uji kuat tekan beton pada usia 7, 14, dan 28 hari.


Baca Juga :

174 Sekolah di Sukabumi Garap Dana Revitalisasi, Kadisdik Tegaskan Tak Ada Ruang Penyalahgunaan Anggaran

Selain diawasi konsultan pengawas dan tim teknis DPUTR, kualitas beton juga diuji oleh laboratorium independen untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis.

“Kami ingin memastikan hasil pembangunan benar-benar kuat, aman, dan memiliki usia layanan yang panjang,” ujar Henry, Jumat (7/8/2026).

Untuk mempercepat penyelesaian, kontraktor menerapkan metode beton mutu tinggi (fast track). Atas persetujuan warga sekitar, pekerjaan juga dilakukan hingga malam hari sehingga target penyelesaian diharapkan lebih cepat dari masa kontrak selama 120 hari.


Baca Juga :

Kementerian Haji, Umrah Bersama IPHI Sukabumi Ingatkan Masyarakat Waspada Jangan Tertipu Travel Murah 

Selama pelaksanaan proyek, DPUTR juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Sukabumi Kota guna mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Henry menegaskan Jalan Prana menjadi prioritas karena merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kelurahan Cisarua dan Kelurahan Subang Jaya, sekaligus menjadi akses menuju kawasan pendidikan, pusat ekonomi, perkantoran, dan jalur alternatif menuju Jalan Siliwangi.

Ia memastikan seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga serah terima pekerjaan, dilakukan secara akuntabel. Bahkan selama masa pemeliharaan, penyedia jasa tetap bertanggung jawab apabila ditemukan kerusakan.

“Harapan kami, Jalan Prana dapat memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi,” pungkas Henry.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pemerintah Sepakati PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Ini Rinciannya

Pemerintahan

Sekda Sukabumi Soroti Akurasi Pemeriksaan SPPG, Tim Diminta Jangan Asal Isi Ceklis

Pemerintahan

Imigrasi Sukabumi Luncurkan Smart Pimpasa ke Pelosok Desa, Perkuat Edukasi Keimigrasian dan Cegah TPPO ‎

Pemerintahan

Sukabumi Siaga Bencana, Bupati Asep Japar Tekankan Kecepatan dan Koordinasi

Pemerintahan

Kendala Pengeboran Sumur TMMD ke-130 di Sukabumi, Satgas Gali Sumber Air Baru ‎

Pemerintahan

Berkedok Jamu, Peredaran Miras di Sukabumi Terbongkar! Puluhan Ribu Botol Disita Polisi  ‎

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Prioritaskan Pasien Banpelkes ke Tiga RSUD, Ini Ketentuan dan Alur Rujukannya

Pemerintahan

Pengaduan Dugaan Utang Proyek Desa Cihamerang Masuk Inspektorat, Kepala Inspektorat Sukabumi: Ditelaah Irbansus