Home / Kabar Daerah

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Isra Mi’raj Jadi Momentum Spiritual, Insan BPBD Sukabumi Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

BPBD Kabupaten Sukabumi memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriah dengan tausiyah, muhasabah, dan santunan anak / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M menjadi momentum penguatan nilai spiritual dan kemanusiaan di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan digelar khidmat di Aula BPBD Kabupaten Sukabumi, Rabu (7/1/2026).

Acara diikuti jajaran internal BPBD serta dihadiri berbagai unsur keagamaan, di antaranya Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI), Rois Jamiyyah Thoriqoh, Dai Kamtibmas Polres Sukabumi, Pengurus PCNU Kabupaten Sukabumi, serta Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Nasional (LDTQN) Sukabumi Raya.

Peringatan Isra Mi’raj 1447 H mengusung tema “Membentuk Insan BPBD yang Islami”, dengan tausiyah utama disampaikan oleh KH. Yandi M. Lutfi. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah, sesi muhasabah (refleksi dan renungan), serta ditutup dengan kegiatan bakti sosial berupa santunan kepada anak-anak di lingkungan TPA Cimenteng.

Baca: https://mediaaksara.id/kades-titisan-sukalarang-info-sumber-daya-air-sda-provinsi-jabar-hanya-satu-galian-pasir-beroperasi/

Dalam tausiyahnya, KH. Yandi M. Lutfi menekankan peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya sejarah perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menegakkan salat sebagai fondasi akhlak, disiplin, dan keikhlasan dalam pengabdian, termasuk bagi aparatur yang mengemban tugas kemanusiaan seperti BPBD.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, dalam arahannya menyampaikan insan BPBD pada dasarnya telah ditempa menjadi pribadi yang tangguh secara fisik dan mental. Namun, ketangguhan tersebut perlu diimbangi dengan kekuatan spiritual.

Baca: https://mediaaksara.id/90-persen-rumah-warga-ditempeli-stiker-bansos-ini-fakta-labelisasi-kis-pbi-di-desa-cikujang/

“Insan BPBD sudah terbiasa menghadapi situasi berat di lapangan. Namun agar setiap amal kebaikan, terutama dalam menolong sesama manusia, benar-benar diterima oleh Allah SWT, maka kita harus memperkuat salat,” ungkap Eki.

BPBD Kabupaten Sukabumi memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriah dengan tausiyah, muhasabah, dan santunan anak / Foto: Istimewa
BPBD Kabupaten Sukabumi memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriah dengan tausiyah, muhasabah, dan santunan anak / Foto: Istimewa

Ia menegaskan ibadah salat yang diterima Allah SWT bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan salat disertai niat karena Allah semata.

Baca: https://mediaaksara.id/tembok-penahan-tebing-ambruk-di-palabuhanratu-dua-pekerja-tertimbun-damkar-sukabumi-gercep-selamatkan-korban/

“Salat yang menjaga nilai ibadah dan sosial adalah salat yang dilaksanakan berjamaah dan tepat di awal waktu. Dari sanalah lahir keikhlasan, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat,” tambahnya.

Eki juga mengajak seluruh jajaran BPBD untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial, terutama kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Di akhir kegiatan, seluruh hadirin bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Sukabumi senantiasa dijauhkan dari berbagai potensi bencana alam. Doa juga dipanjatkan bagi warga yang tengah terdampak bencana agar diberikan kesabaran, kekuatan, serta kesehatan lahir dan batin.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar

Kabar Daerah

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Sukabumi Justru Terima Setengahnya, Ada Apa di Balik Rantai Distribusi?

Kabar Daerah

Operasi Lebih Aman di RSUD Jampangkulon, Peran Dokter Anestesi Jadi Kunci Keselamatan Pasien