Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat gelar Konsultasi Masyarakat Daerah Irigasi Cikarang Nguluwung Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi terus didorong melalui perencanaan teknis infrastruktur irigasi. Pada Rabu, 26 November 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat Penyusunan Perencanaan Teknis Daerah Irigasi (DI) Cikarang Nguluwung yang berlokasi di Kecamatan Jampangkulon.
Pertemuan melibatkan Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, para kepala desa, serta perwakilan P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air). Kehadiran masyarakat petani menunjukkan tingginya antusiasme terhadap rencana pembangunan yang dinilai sangat strategis bagi keberlanjutan sektor pertanian wilayah Jampangkulon.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Aan Heryadi, menjelaskan forum konsultasi ini menjadi ruang penyelarasan kebutuhan teknis DI Cikarang Nguluwung agar selaras dengan kondisi lapangan dan aspirasi petani.
“Alhamdulillah, semua pihak mendukung penuh perencanaan teknis ini,” ujarnya.
Aan juga berharap penyusunan teknis dapat berjalan optimal sehingga proyek dapat direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026 dan masuk prioritas di UPTD Cisadane Cibareno, dengan anggaran yang sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Tentunya kita juga harus memperhatikan kebutuhan daerah lain di Jawa Barat,” tambahnya.
Camat Jampangkulon, Dading, menegaskan pemerintah kecamatan siap mengawal seluruh tahapan hingga realisasi pembangunan irigasi.
“Peningkatan infrastruktur irigasi ini sangat krusial bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah kami,” tegasnya.
Melalui konsultasi masyarakat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Sukabumi berharap dapat menghasilkan perencanaan teknis yang matang, komprehensif, serta responsif terhadap kebutuhan petani. Penguatan jaringan irigasi DI Cikarang Nguluwung diharapkan menjadi langkah strategis menuju peningkatan produktivitas pertanian dan terwujudnya swasembada pangan di Sukabumi.
Sumber: Sadev@
Redaktur: Rapik Utama







