Home / Kabar Daerah

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:16 WIB

HMI Sukabumi Kawal Persoalan Jaminan Sosial dan Kesehatan Buruh PT DSA

Audiensi Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi dan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi / Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar audiensi bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi, perusahaan alih daya PT Deswita Sejahtera Abadi (DSA) mitra tenaga kerja PT Paiho Indonesia, serta Badan Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Dalam pertemuan, HMI Cabang Sukabumi menyoroti persoalan belum tuntasnya pemenuhan hak jaminan sosial dan kesehatan bagi para karyawan PT DSA.

“Audiensi membahas hak jaminan sosial karyawan PT DSA. Alhamdulillah, sudah ada tanggapan positif dari pihak terkait untuk menindaklanjuti masalah ketenagakerjaan. Namun, soal jaminan kesehatannya masih belum tuntas,” ujar Yudi Nurul Anwar, Ketua HMI Cabang Sukabumi, pada Senin (20/05/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/komisi-iv-dprd-sukabumi-tegas-desak-perusahaan-alih-daya-tertib-perbaikan-upah-dan-jaminan-sosial-buruh-tuntutan-hmi-benar/

Ia menyebutkan meski belum ada keputusan final, koordinasi telah dilakukan agar hak jaminan kesehatan bisa segera diberikan kepada para pekerja.

“Alhamdulillah, tadi kami sudah berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik agar karyawan mendapatkan hak atas jaminan kesehatannya,” tambahnya.

Ketua HMI Cabang Sukabumi,Yudi Nurul Anwar / Foto: Mediaaksara
Ketua HMI Cabang Sukabumi,Yudi Nurul Anwar / Foto: Mediaaksara

Yudi juga menegaskan HMI akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan ini, termasuk mengawasi pemenuhan hak-hak karyawan dan mendorong sinergi antara Disnakertrans dan DPRD.

Baca: https://mediaaksara.id/hmi-sukabumi-tuntut-dprd-usut-pt-paiho-diduga-eksploitasi-buruh-tanpa-jaminan-sosial/

“Kami akan terus mengawal agar PT Deswita benar-benar memenuhi kewajibannya terhadap para pekerja. Kami pun akan intens berkoordinasi dengan Disnaker dan DPRD Komisi IV,” tegasnya.

Ia pun menyoroti adanya ketimpangan dalam sistem pengawasan ketenagakerjaan provinsi jabar yang terjadi di tingkat daerah.

“Ketimpangan ini muncul karena tidak adanya sinkronisasi antara pengawas provinsi dan Disnaker kabupaten. Kami menduga hal serupa juga terjadi di banyak perusahaan lain di Sukabumi. Oleh karena itu, HMI akan terus melakukan advokasi agar seluruh pekerja mendapatkan jaminan sosial dan kesehatan yang layak,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/dugaan-penggelapan-bantuan-20-ekor-sapi-dilaporkan-bpbn-ke-polres-sukabumi/

HMI juga berkomitmen memantau perkembangan kasus ini secara berkala. “Kami akan melakukan follow-up minimal seminggu sekali dan terus mempertanyakan sejauh mana progres penyelesaian yang telah disepakati,” kata Yudi.

Ia juga menyinggung kasus sebelumnya di PT Paiho, di mana pekerja diduga tidak mendapatkan jaminan kesehatan saat mengalami kecelakaan kerja.

“Permasalahan seperti di PT Paiho memperlihatkan betapa pentingnya jaminan kesehatan bagi pekerja. Ketika hal itu tidak dipenuhi, pekerja sangat dirugikan. Ini yang kami garis bawahi dan perjuangkan,” pungkasnya.

 

Reporter : De

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Danrem 061/Surya Kencana Bersama Dandim 0622 Sukabumi Tinjau Kesiapan Yon TP 331 Sanca Manggala 

Kabar Daerah

Forkopimcam Jampangkulon Ajak Warga Semarakkan PORSADIN 2026 dan HUT ke-81 RI dengan Pasang Bendera Merah Putih

Kabar Daerah

Polemik Wakaf ASN Kota Sukabumi Berakhir? Anggota DPRD PKS Sebut Tak Ada Lagi Pungutan yang Dikondisikan

Kabar Daerah

Forkopimda Kota Sukabumi Absen di HUT Dadali Pati, Paguyuban Pencak Silat Kecewa hingga Ancam Somasi

Kabar Daerah

Ujian Kenaikan Tingkat KODRAT Sukabumi Bertepatan HUT Tarung Derajat ke-54, Siapkan Atlet Menuju Porda Jabar

Kabar Daerah

Mahasiswa Adu Inovasi AI di Sukabumi, Build with Gemma Hackathon 2026 Dorong Kolaborasi Google dan Kampus

Kabar Daerah

Pilkades PAW Cikujang: Ade Irma Menang, DPMD Sukabumi: Saatnya Bersatu Bangun Desa Lebih Transparan

Kabar Daerah

Viral ke KDM, Sungai Diduga Tercemar Limbah Batu Hijau, DLH Jabar Uji Kualitas Air