Home / Peristiwa

Senin, 19 Mei 2025 - 19:13 WIB

HMI Sukabumi Tuntut DPRD Usut PT Paiho, Diduga Eksploitasi Buruh Tanpa Jaminan Sosial

Puluhan Aliansi Mahasiswa HMI Menggelar Aksi Demo Di Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi menggelar aksi demo di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (19/5/2025), sebagai bentuk keprihatinan terhadap lemahnya pengawasan ketenagakerjaan dan dugaan eksploitasi buruh oleh PT Paiho Indonesia.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan HMI, Norman, menegaskan PT Paiho Indonesia diduga memperkerjakan buruh harian lepas atau sistem borongan secara berulang selama 21 hari kerja tanpa kejelasan status sebagai karyawan tetap dan tanpa jaminan sosial.

“Kami menemukan fakta para pekerja borongan tidak menerima hak-haknya secara penuh. Mereka tidak dilindungi oleh BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan. Ironisnya, beberapa masih tercatat sebagai penerima bantuan iuran (PBI), padahal mereka bekerja di perusahaan besar,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/warga-cibatu-curhat-ke-putra-daerah-ketua-komisi-iv-dprd-sukabumi-jalan-rusak-irigasi-hancur-pungli-ketenagakerjaan/

Norman menilai kondisi ini sebagai bentuk eksploitasi tenaga kerja dan mencerminkan lemahnya pengawasan dari instansi pemerintah, termasuk DPRD dan Dinas Tenaga Kerja.

HMI menuntut DPRD Kabupaten Sukabumi segera memanggil manajemen PT Paiho untuk dilakukan audit ketenagakerjaan secara menyeluruh. Selain itu, HMI juga mendesak Dinas Tenaga Kerja meningkatkan fungsi pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga melanggar hak pekerja.

Koordinator Lapangan HMI Cabang Sukabumi Norman Diwawancara Awak Media / Foto: Istimewa
Koordinator Lapangan HMI Cabang Sukabumi Norman Diwawancara Awak Media / Foto: Istimewa

“Kami menuntut sistem kerja borongan berkepanjangan dihentikan dan pekerja diangkat menjadi karyawan tetap sesuai undang-undang,” tambah Norman.

Baca: https://mediaaksara.id/22-tahun-kerja-alih-alih-lima-pekerja-disuruh-mundur-ada-apa-di-pt-kino-cikembar/

Selain mendesak pengangkatan status karyawan, HMI juga menuntut agar perusahaan memberikan jaminan sosial dan kesehatan kepada seluruh pekerja secara menyeluruh.

Pantauan awak media, massa aksi sempat membakar ban sembari menyuarakan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk terus mengawal isu ketenagakerjaan di Sukabumi. Selama aksi berlangsung tertib dan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi.

“HMI Cabang Sukabumi akan terus menyuarakan dan mengawal hak-hak buruh hingga tercipta keadilan sosial di dunia kerja,” pungkas Norman.

 

Reporter: Juliansyah / M. Afnan

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Terbongkar! Ribuan Pil Tramadol Siap Edar di Sukabumi, Dua Pemuda Pendatang Ditangkap, Bandar Masih DPO

Peristiwa

Longsor Sukalarang Tewaskan Satu Warga, BPBD Sukabumi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Rumah Warga di Kabandungan Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

Peristiwa

Modus Galon Terbongkar! 272 Liter Pertalite Ilegal Disikat Polisi di Sukabumi

Peristiwa

Fakta Mengejutkan di Balik Laka Cikembar: Ambulans Tanpa Sirine Tabrak Pick Up di Jalur Lawan!

Peristiwa

Adu Banteng di Cikembar! Pick Up Hancur, 3 Penumpang Terjepit usai Tabrakan dengan Ambulans Baznas

Peristiwa

Tangis Pilu Ibu di Sukabumi: 4 Bulan Menunggu Keadilan, Kasus Dugaan Pelecehan Anak “Sodom1” Tak Kunjung Terang

Peristiwa

Tragis! Main Saat Hujan Deras, Bocah 4 Tahun di Kalibunder Terseret Arus Parit hingga Meninggal