Puluhan Aliansi Mahasiswa HMI Menggelar Aksi Demo Di Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi menggelar aksi demo di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (19/5/2025), sebagai bentuk keprihatinan terhadap lemahnya pengawasan ketenagakerjaan dan dugaan eksploitasi buruh oleh PT Paiho Indonesia.
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan HMI, Norman, menegaskan PT Paiho Indonesia diduga memperkerjakan buruh harian lepas atau sistem borongan secara berulang selama 21 hari kerja tanpa kejelasan status sebagai karyawan tetap dan tanpa jaminan sosial.
“Kami menemukan fakta para pekerja borongan tidak menerima hak-haknya secara penuh. Mereka tidak dilindungi oleh BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan. Ironisnya, beberapa masih tercatat sebagai penerima bantuan iuran (PBI), padahal mereka bekerja di perusahaan besar,” ujarnya.
Norman menilai kondisi ini sebagai bentuk eksploitasi tenaga kerja dan mencerminkan lemahnya pengawasan dari instansi pemerintah, termasuk DPRD dan Dinas Tenaga Kerja.
HMI menuntut DPRD Kabupaten Sukabumi segera memanggil manajemen PT Paiho untuk dilakukan audit ketenagakerjaan secara menyeluruh. Selain itu, HMI juga mendesak Dinas Tenaga Kerja meningkatkan fungsi pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga melanggar hak pekerja.

“Kami menuntut sistem kerja borongan berkepanjangan dihentikan dan pekerja diangkat menjadi karyawan tetap sesuai undang-undang,” tambah Norman.
Selain mendesak pengangkatan status karyawan, HMI juga menuntut agar perusahaan memberikan jaminan sosial dan kesehatan kepada seluruh pekerja secara menyeluruh.
Pantauan awak media, massa aksi sempat membakar ban sembari menyuarakan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk terus mengawal isu ketenagakerjaan di Sukabumi. Selama aksi berlangsung tertib dan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi.
“HMI Cabang Sukabumi akan terus menyuarakan dan mengawal hak-hak buruh hingga tercipta keadilan sosial di dunia kerja,” pungkas Norman.
Reporter: Juliansyah / M. Afnan
Redaktur: Rapik Utama







