Home / Pemerintahan

Kamis, 13 November 2025 - 19:43 WIB

Festival Kopi Sukabumi 2025, Ketua DPRD Dorong UMKM dan Petani Kopi Kuat di Pasar Daerah

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali diwawancara awak media di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu/ Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar Festival Kopi Sukabumi 2025 bertajuk Ngopi Berkah di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, serta Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali. Festival kopi perdana ini menjadi momentum penting memperkuat sektor ekonomi rakyat dan mengangkat potensi UMKM pengolah kopi lokal Sukabumi.

Sebanyak 20 IKM pengolah kopi lokal turut berpartisipasi dalam festival yang juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan seperti Kompetisi Kopi Blind Cup Competition, Talkshow dan Business Matching, hiburan musik, doorprize, dan ngopi gratis untuk pengunjung.

Baca: https://mediaaksara.id/bupati-asep-japar-tegur-camat-dan-kades-jangan-asal-terbitkan-sktm-layani-masyarakat-dengan-sigap/

Mengusung tema “Ngobrolkeun Perdagangan jeung Perindustrian anu Berkualitas pikeun Ekonomi Rahayat anu Ajeg tur Hade,” festival ini menjadi wadah silaturahmi dan kolaborasi antara pelaku usaha, petani kopi, hingga pemerintah daerah.

Bupati Sukabumi bersama Ketua DPRD meninjau stand Festival Kopi Sukabumi 2025 bertajuk "Ngopi Berkah" di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu / Foto: Mediaaksara
Bupati Sukabumi bersama Ketua DPRD meninjau stand Festival Kopi Sukabumi 2025 bertajuk “Ngopi Berkah” di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu / Foto: Mediaaksara

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival yang dinilai sangat positif bagi kemajuan UMKM dan petani kopi di daerah.

“Saya, mewakili masyarakat yang peduli terhadap perkembangan kemajuan ekonomi daerah, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan dinas terkait yang telah menyelenggarakan Festival Kopi ini,” ujar Budi Azhar kepada awak media.

Baca: https://mediaaksara.id/rencana-pembukaan-jalan-lintas-kecamatan-di-kawasan-tnghs-dpmd-tegaskan-harus-ada-perjanjian-kerjasama/

“Festival ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena mampu mengangkat para petani kopi, para pengolah, hingga para penjual kopi lokal. Kami berharap ke depan, para petani semakin sejahtera dan terjalin kerja sama antara UMKM dengan pelaku usaha di Sukabumi,” lanjutnya.

Ia juga mendorong agar hotel dan kafe di Sukabumi menggunakan kopi lokal hasil olahan petani daerah. “Kami akan terus mendukung pemerintah daerah memperkuat pembinaan terhadap petani dan pengolah kopi agar industri kopi Sukabumi semakin berkembang dan dikenal luas,” tutupnya.

Festival Kopi Sukabumi 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah bersama DPRD dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara petani, pengusaha, dan UMKM dalam membangkitkan ekonomi rakyat.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Proyek Jalan Prana Sukabumi Retak Sebelum Rampung, DPUTR Perintahkan Penyedia Bongkar dan Cor Ulang

Pemerintahan

PAD Digenjot, Bupati Sukabumi Minta ASN Tingkatkan Pelayanan dan Kejar Pajak Tepat Waktu

Pemerintahan

Rotasi Pejabat Kemenag Jabar, Agus Buhori Resmi Pimpin Kemenag Kota Sukabumi

Pemerintahan

K3S Gegerbitung Gandeng Inspektorat, Budaya Antikorupsi Diperkuat di Sekolah Dasar

Pemerintahan

Pemerintah Daerah Dikebut PSN, Kemenkop: Gerai KDKMP Ditargetkan Beroperasi Awal Oktober

Pemerintahan

Inspektorat Kota Sukabumi Fokus PSN, Monitoring Pembangunan Fisik Menunggu Surat Tugas

Pemerintahan

DPU Sukabumi Kebut Infrastruktur Jalan Sudajaya Girang-Selabintana Demi Kenyamanan Warga

Pemerintahan

Kejari dan Inspektorat Sukabumi Bongkar Dugaan Korupsi APBDes 2025: Kaur Keuangan Desa Ciheulangtonggoh Jadi Tersangka, Kerugian Capai Rp574 Juta